Bandit Pecah Kaca Mobil Gasak Rp70 Juta di Pesawahan, Aksinya Terekam CCTV
Rekaman CCTV saat pelaku pecah kaca melakukan aksinya, Rabu (8/4/2020) sekitar pukul 10.00 WIB. Foto: Doc/Kupastuntas.co
Bandar Lampung - Kasus pecah kaca mobil kembali kambuh di Kota Bandar Lampung. Korbannya kehilangan uang tunai sebesar Rp70 juta. Aksi pelaku terekam CCTV, Rabu (8/4/2020) sekitar pukul 10.00 WIB.
Korbannya adalan Suhaeli (38), warga Jalan Banten, Keteguhan, Kecamatan Telukbetung Timur, Bandar Lampung. Kaca mobil Suzuki Ertiga milik korban dipecah oleh pelaku.
Tonton juga :
Bandit Pecah Kaca Gasak Uang 70 Juta di Teluk Betung, Aksinya Terekam CCTV
Eli panggilan Suhaeli menceritakan, bahwa pagi tadi dirinya baru saja mengambil uang tunai di Bank BRI di Jalan Laksamana Malahayati. Uang Rp70 juta dibungkus kantong kresek diletakkan korban di kursi samping sopir.
"Pas saya mau pulang, saya mampir dulu ke sebuah kios burung, untuk beli makanan burung di Jalan Ikan Kerapu Kelurahan Pesawahan, Kecamatan Telukbetung Selatan," kata Eli saat dihubungi, Rabu (8/4/2020) siang.
Dikatakan Eli, ketika turun dari mobilnya dan belum sempat membeli makanan burung, dirinya kaget mendengar suara kaca pecah. Melihat itu, ia pun sempat mengejar, tapi pelaku sudah melarikan diri bersama rekannya menggunakan sepeda motor. "Hitungan detik pelaku mecahin kaca mobil saya. Terus langsung kabur," ungkapnya.
Berdasarkan rekaman CCTV yang didapat Kupastuntas.co, pelaku berjumlah dua orang. Pelaku yang memecahkan kaca mobil dan mengambil uang dari dalam mobil mengenakan kaos putih dan memakai helm gojek. "Sepertinya saya sudah dibuntuti dari bank. Karena pelaku tahu posisi uang itu saya letakkan di jok depan. Uang itu untuk bayaran dagang," jelasnya.
Atas peristiwa itu, Eli berharap aparat kepolisian dapat menangkap para pelaku. "Saya sudah buat laporan di Polsek Telukbetung Selatan. Saya berharap pelaku segera tertangkap, karena dari rekaman CCTV, wajah pelaku terlihat jelas," harapnya.
Sementara itu, Kapolsek Telukbetung Selatan, Kompol Hari Budiyanto membenarkan, telah menerima laporan korban modus pecah kaca mobil.
Kata Hari, pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan. "Masih lidik," singkatnya. (*)
Berita Lainnya
-
Kundapil di Desa Pardasuka Lampung Selatan, Sudin Ingatkan Bahaya Narkoba, Pinjol, dan Judi Online
Jumat, 27 Maret 2026 -
Insentif Satgas Bandar Lampung Bakal Naik, Eva Dwiana Tekankan Kesiapsiagaan Bencana
Jumat, 27 Maret 2026 -
Di Hadapan Saudagar Bugis Makassar, Mentan Amran Tegaskan Hilirisasi Kunci Indonesia Jadi Negara Kuat
Jumat, 27 Maret 2026 -
Bukan Kebakaran, Damkar Bandar Lampung Sibuk Evakuasi Ular hingga Anak Hilang saat Lebaran
Jumat, 27 Maret 2026








