Aksi Pencurian Modus Congkel Pintu di Ulubelu Mulai Marak dan Meresahkan Warga
Foto: Ist.
Tanggamus - Aksi pencurian dengan pemberatan (Curat) dengan sasaran toko dan warung modus congkel pintu dan jendela, tengah marak dan meresahkan masyatakat Kecamatan Ulubelu, Kabupaten Tanggamus.
edikitnya sudah enam toko/warung di daerah penghasil panas bumi (Geothermal) ini dibobol maling. Dimana pelaku seakan bebas beraksi menentukan target sasarannya setiap ada kesempatan. "Aksi maling ini sudah sangat meresahkan warga," kata Afandi, salah seorang warga Kecamatan Ulubelu, Kabupaten Tanggamus.
Aksi pencurian ini, kata Afandi sudah dilaporkan para korban ke aparat pekon, tetapi sampai saat ini pelaku belum juga tertangkap. "Mau lapor ke Polsek di Tekad (Polsek Pulaupanggung) jauh betul. Jadi cuma lapor ke aparat pekon saja. Tapi aksi maling tetap saja terjadi," kata mantan wartawan sebuah koran harian ini.
Aksi pencurian teranyar menimpa toko Deni di Pekon Karang Rejo, Kecamatan Ulubelu, Selasa (7/4/2020) dini hari. Pelaku berhasil masuk toko dan mengambil barang-barang serta uang. "Korban mengalami kerugian sekitar Rp10 juta," kata Nirwanto, juru tulis (Sekdes) Pekon Karang Rejo.
Kasus serupa juga menimpa 5 toko/warung lainnya di Kecamatan Ulubelu. Dimana berdasarkan data yang berhasil dihimpung, pencuri berhasil membobol Toko Jaky di Pekon Datarajan pada bulan Februari 2020. Pelaku berhasil membawa kabur rokok dan uang tunai dengan kerugian Rp7 juta.
Tak lama berselang giliran Toko Dika di Pekon Gunung Tiga yang dibobol maling, kerugian rokok dan sembako dengan total kerugian Rp3 juta. Masih di bulan Februari 2020, pencuri kembali membobol sebuah toko. Kali ini Toko Keysa di Pekon Karang Rejo.
"Toko saya dibobol maling pada tanggal 28 Februari 2020. Maling berhasil membawa kabur satu dus rokok, uang tunai, dan kotak amal, kerugian Rp15 juta," kata Iven, pemilik toko.
Korban selanjutnya menimpa Toko Haryati di Pekon Datarajan pada tanggal 5 April 2020 malam. Pelaku kembali berhasil membawa kabur rokok, sembako dan uang tunai dengan kerugian sekitar Rp4 juta.
Lalu, Toko milik Pardan (50) di Pekon Karang Rejo juga berhasil dibobol pencuri dan menggasak rokok dan uang tunai yang disimpan di laci dengan kerugian ditaksir Rp4 juta.
"Harapan kami warga Ulubelu agar kantor polisi yang telah selesai dibangun di Pekon Ngarip segera di fungsikan, agar warga Kecamatan Ulubelu merasa aman dan tidak harus ke Kecamatan Pulaupanggung (Polsek Pulaupanggung) yang lumayan cukup jauh untuk melaporkan terkait tindak kejahatan di wilayah kami," kata Afandi diamini warga lainnya. (*)
Berita Lainnya
-
Air Mata Haru Iringi Pelepasan 249 Jemaah Haji Tanggamus ke Tanah Suci
Kamis, 07 Mei 2026 -
Angka Putus Sekolah di Tanggamus Tembus 2.256 Siswa
Kamis, 07 Mei 2026 -
Rekrutmen Magang ke Jepang Dibuka di Tanggamus, Pendaftar Tembus 150 Orang
Kamis, 07 Mei 2026 -
PN Kota Agung Batalkan Status Tersangka Dua Warga, IKADIN Lampung Apresiasi Perjuangan Advokat LBH Tanggamus
Rabu, 06 Mei 2026








