Cegah Corona, Universitas Bandar Lampung Semprot Disinfektan Pakai Drone
Tim Prodi Teknik Mesin UBL , saat persiapan penyemprotan disinfektan dengan media drone, di Kampus A UBL, Kamis (2/4/2020). Foto: Sulaiman/Kupastuntas.co
Bandar Lampung - Sebagai bentuk pencegahan penyebaran Corona di lingkungan kampus Universitas Bandar Lampung, Prodi Teknik Mesin Universitas Bandar Lampung (UBL) melakukan penyemprotan disinfektan dengan media drone, Kamis (2/4/2020).
Kegiatan ini merupakan langkah-langkah pencegahan penyebaran Covid-19, setelah sebelumnya membuat hand sanitizer untuk keperluan internal kampus. Penyemprotan disinfektan dilakukan di lingkungan kampus program sarjana (S1).
Diwawancara secara daring, Riza Muhida, Kepala Pusat Studi Mekatronik dan Otomasi Universitas Bandar Lampung sekaligus Dosen pendamping kegiatan ini menjelaskan, penyemprotan oleh petugas sudah dilakukan secara rutin untuk bagian yang mudah dijangkau, sedangkan untuk penyemprotan dengan drone baru dilakukan hari ini.
"Drone yang kita pakai adalah drone untuk pertanian, dan tujuan penyemprotan dengan menggunakan media drone ini adalah untuk menjangkau daerah yang sulit dijangkau oleh penyemprotan biasa, seperti lapangan, taman, dan tempat-tempat yang tinggi," ujar Riza.
Zat yang dipakai pada cairan disinfektan adalah campuran sodium hipoclorite 240L, pembersih lantai 480 mL, karbol 240 mL, ditambah air 10L. Untuk penyemprotan ini telah disiapkan sebanyak 40 liter disinfektan, dan akan disemprotkan pada lahan seluas 10.000 meter persegi pada lingkungan kampus, yang mana setiap 10 menitnya akan disemprotkan 10 liter.
Saat ini, penyemprotan masih dilaksanakan secara bertahap, dan masih akan dilakukan evaluasi efektivitas hasil penyemprotan. Selain itu, penyemprotan juga diprioritaskan untuk lingkungan kampus S1, yang lebih sering di kunjungi oleh mahasiswa. "Penyemprotannya hari ini saja, lalu kita akan evaluasi efektivitas hasil penyemprotan ini untuk mempersiapkan penyemprotan berikutnya secara berkala, dan juga kita menyemprotkannya pada kampus A saja yang lebih sering dikunjungi mahasiswa," tambah Riza.
Tak hanya itu, Riza juga memaparkan, bahwa rencana penyemprotan disinfektan dengan metode ini juga sedang dalam proses persiapan untuk di implementasikan di kampus UBL. "Lagi dibuat alat metode drive thru mudah-mudahan minggu depan bisa di uji coba," pungkas Riza. (*)
Berita Lainnya
-
Usai Dianggap Berbohong, Kementerian PU Siapkan Rp5 Miliar untuk Master Plan Pengendalian Banjir Bandar Lampung
Rabu, 29 April 2026 -
Divonis 3 Tahun, Thio Stephanus Ajukan Banding Terkait Kasus Korupsi Tanah Kemenag di Lamsel
Rabu, 29 April 2026 -
Perkuat Koordinasi, PLN dan Pemda Lampung Bahas Layanan Kelistrikan
Rabu, 29 April 2026 -
Begini Kronologis Kecelakaan Maut Mahasiswa Tewas Terlindas Truk BBM di Rajabasa
Rabu, 29 April 2026








