Bisnis Wedding Organizer di Lampung Ikut 'Demam' Gara-gara Corona
Bisnis wedding organizer. Foto: Ist.
Bandar Lampung - Virus corona tak hanya bikin demam manusia, tapi juga bagi bisnis wedding organizer (WO) di Lampung. Hal ini dikarenakan banyaknya acara yang ditunda.
Dari beberapa WO yang diwawancarai Kupastuntas.co, mereka mengaku omset yang didapat turun drastis bahkan hingga mencapai 80 persen. Terlebih adanya anjuran dari pemerintah untuk tidak boleh ada keramaian karena merebaknya virus corona.
Seperti Liano Wedding Planer yang beralamat di Jalan Endro Suratmin, Kelurahan Way Dadi, Kecamatan Sukarame.
Owner Liano Wedding Planer, Nettylia Sukri mengatakan, selama dua pekan ini omsetnya turun drastis hingga mencapai 50 persen.
"Omset jelas turun drastis, kalau biasanya setiap minggunya ada orderan. Sekarang sudah dua minggu ini tidak ada," keluh Netty, Sabtu (28/3/2020).
Hal serupa juga dirasakan Wedding Senja Decoration yang beralamat di Jalan Ganjaran, Tamansari, Kabupaten Pesawaran. Owner Wedding Senja Decoration, Surya menuturkan, omsetnya ikut turun mencapai 80 persen dalam tiga pekan terakhir.
"Orderan untuk acara wedding terpaksa di cancel semua. Acara yang agendanya bulan depan semuanya mundur bahkan ada di cancel," ujarnya.
Ia menambahkan, bahkan tujuh agenda pernikahan dilakukan penundaan. "Sehingga omset kami turun hingga capai 80 persen," ungkapnya.
Namun begitu, ia berusaha memutar otak yakni dengan cara membuka paket akad pernikahan. "Kami saat ini menyediakan paket akad saja, yakni Rp4 juta. Biasanya kami order paket acara wedding yang harganya mencapai Rp15 sampai Rp30 juta," jelasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Nuzulul Qur’an di Kodam Raden Inten, Pangdam Ajak Prajurit Perkuat Iman
Selasa, 17 Maret 2026 -
PLN UID Lampung Apresiasi Tim Relawan di Aceh Pasca Bencana
Selasa, 17 Maret 2026 -
Sungai Budi Group Salurkan 76.500 Paket Sembako Sambut Idul Fitri 1447 H
Selasa, 17 Maret 2026 -
Penduduk Provinsi Lampung Bertambah pada Akhir 2025, Capai 9,27 Juta Jiwa
Selasa, 17 Maret 2026








