Rapid Tes Hanya Untuk PDP dan Tracking Keluarga Pasien
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana. Foto: Ist
Bandar Lampung-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menyerahkan bantuan alat pelindung diri (APD) kepada 30 rumah sakit rujukan pasien Covid 19 di Lampung.
APD yang diserahkan berupa masker N95 sejumlah 50.000 buah, cover all suit 2.200 buah dan masker bedah 5.000 buah serta rapid tes.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana mengatakan, rapid test diperuntukan untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan tracking keluarga pasien yang sudah ditetapkan positif Covid 19
"Penggunaan rapid tes hanya untuk PDP dan orang yang pernah berkontak dengan pasien positif. Masyarakat semua harus tahu rapid tes tidak bisa digunakan untuk umum," kata Reihana, Jumat (27/3/2020).
Selain itu lanjut dia, rapid tes juga bisa digunakan untuk tenaga medis yang menangani pasien Corona, dengan catatan tenaga medis tersebut menunjukan gejala Covid 19 seperti demam, batuk, pilek, serta sesak napas. (*)
Berita Lainnya
-
Ahmad Basuki: Event Nobar Piala Dunia Harus Berdampak Nyata bagi UMKM
Senin, 22 Juni 2026 -
Dukung Program MBG, Massa di Lampung Desak Pengawasan Ketat dan Usut Dugaan Korupsi
Senin, 22 Juni 2026 -
APINDO: Kebutuhan Kerja Capai 12 Juta Orang per Tahun, yang Terserap Hanya 5 Juta
Senin, 22 Juni 2026 -
Mahasiswa Bawa Aspirasi Petani ke Hadapan Mentan Amran, Hand Tractor Tiba di Pohuwato Dini Hari
Senin, 22 Juni 2026
APD yang diserahkan berupa masker N95 sejumlah 50.000 buah, cover all suit 2.200 buah dan masker bedah 5.000 buah serta rapid tes.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana mengatakan, rapid test diperuntukan untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan tracking keluarga pasien yang sudah ditetapkan positif Covid 19
"Penggunaan rapid tes hanya untuk PDP dan orang yang pernah berkontak dengan pasien positif. Masyarakat semua harus tahu rapid tes tidak bisa digunakan untuk umum," kata Reihana, Jumat (27/3/2020).
Selain itu lanjut dia, rapid tes juga bisa digunakan untuk tenaga medis yang menangani pasien Corona, dengan catatan tenaga medis tersebut menunjukan gejala Covid 19 seperti demam, batuk, pilek, serta sesak napas. (*)
- Penulis : Siti Khoiriah
- Editor :
Berita Lainnya
-
Senin, 22 Juni 2026Ahmad Basuki: Event Nobar Piala Dunia Harus Berdampak Nyata bagi UMKM
-
Senin, 22 Juni 2026Dukung Program MBG, Massa di Lampung Desak Pengawasan Ketat dan Usut Dugaan Korupsi
-
Senin, 22 Juni 2026APINDO: Kebutuhan Kerja Capai 12 Juta Orang per Tahun, yang Terserap Hanya 5 Juta
-
Senin, 22 Juni 2026Mahasiswa Bawa Aspirasi Petani ke Hadapan Mentan Amran, Hand Tractor Tiba di Pohuwato Dini Hari








