Pemprov Lampung Pastikan Stok Pangan Aman
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Ketahanan Pangan Provinsi Lampung, Kusnardi saat dimintai keterangan, Rabu (25/3/2020). Foto: Siti/Kupastuntas.co
Bandar Lampung - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Ketahanan Pangan Provinsi Lampung, menjamin ketersediaan pangan di tengah-tengah pandemi corona, Rabu (25/3/2020).
Masyarakat diminta untuk tidak perlu panic buying dengan memborong kebutuhan pangan, bahkan melakukan penimbunan. "Jangan khawatir terkait ketersediaan pangan, stok pangan di Lampung melimpah sampai Hari Raya Idul Fitri 2020 mendatang," kata Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Ketahanan Pangan Provinsi Lampung, Kusnardi saat dimintai keterangan.
Kusnardi melanjutkan, untuk kebutuhan beras para petani di Provinsi Lampung sudah mulai memasuki masa panen sampai akhir bulan Ramadan. "Jika kurang, kita juga bisa ambil dari Bulog 100 ton," singkatnya.
Kusnardi menegaskan, stok pangan yang cukup menandakan bahwa Lampung dalam keadaan yang sangat siap untuk menghadapi dinamika yang berkembang saat ini.
"Untuk itu, jangan panik dalam berbelanja. Berbelanja untuk pangan silakan saja, namun sesuaikan dengan kebutuhan. Jangan sampai kita menimbun barang dan justru merugikan diri kita sendiri dan orang lain,” pintanya.
Saat ini masyarakat memang dibatasi dalam melakukan pembelian kebutuhan pokok, seperti beras yang dibatasi hanya 10 kg per orang, serta gula pasir yang dibatasi hanya 2 bungkus per orang. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya adanya penimbunan yang dilakukan oleh masyarakat. (*)
Berita Lainnya
-
Ratusan Anggota Satpol PP Lampung Geruduk Kantor Sekda, Minta Kasatpol PP Dicopot
Rabu, 29 April 2026 -
Forum Pendalaman Inovasi 2026, PLN UID Lampung Perkuat Layanan Andal Lewat Budaya Inovasi
Rabu, 29 April 2026 -
PSGA UIN RIL Gelar Penguatan Kesehatan Mental bagi Pengurus UKM
Rabu, 29 April 2026 -
Kejati Lampung Kantongi Dua Alat Bukti Kuat untuk Tetapkan Arinal Sebagai Tersangka
Selasa, 28 April 2026








