Wakil Bupati Pringsewu: Masyarakat Harus Jaga Kesehatan Lingkungan Guna Cegah Virus Corona
Wakil Bupati di acara pagelaran wayang kulit semalam suntuk di Pekon Nusawungu, Kecamatan Banyumas, Selasa (17/03/20). Foto: Rifaldi/Kupastuntas.co
Pringsewu - Wakil Bupati Pringsewu Fauzi, mengajak masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan lingkungan guna mencegah penyebaran penyakit DBD, terutama sekali saat musim hujan.
Fauzi mengatakan kepada warga supaya menanam pohon serai di sekitar rumah masing-masing, dimana tanaman serai merupakan salah satu tanaman yang tidak disukai oleh nyamuk, sebagai hewan penyebar penyakit DBD. Selain itu, masyarakat dihimbau agar selalu menjaga kondisi tubuh tetap fit dan prima, diantaranya dengan mengkonsumsi vitamin, serta membiasakan diri untuk selalu mencuci tangan dengan memakai sabun.
Hal tersebut sebagai langkah untuk mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19). Ajakan dan pesan-pesan kesehatan tersebut disampaikannya saat menghadiri acara pagelaran wayang kulit semalam suntuk di Pekon Nusawungu, Kecamatan Banyumas, Selasa (17/03/20) malam.
Acara tersebut dalam rangka memperingati HUT ke-69 Pekon Nusawungu yang sejatinya jatuh pada tanggal 26 Maret, sekaligus HUT ke-11 Kabupaten Pringsewu yang jatuh pada tanggal 3 April. Pagelaran wayang kulit semalam suntuk ini menampilkan Dalang Ki Teguh Surono dengan lakon ‘Semar Bangun Panti Husodo'.
Terkait pagelaran wayang kulit tersebut, Wabup Pringsewu mengatakan, wayang kulit merupakan salah satu seni budaya bangsa yang harus dilestarikan, karena mengandung filosofi dan keluhuran nilai-nilai kehidupan, dimana dalam sebuah lakon selalu mengandung filsafat dan mengajarkan budi pekerti serta ajakan melakukan kebajikan.
"Oleh karena itu, upaya-upaya pelestarian yang lebih intens terhadap seni budaya tradisional ini akan terus digalakkan Pemerintah Kabupaten Pringsewu, sebagai bagian dari program pembangunan kebudayaan nasional", katanya. (*)
Berita Lainnya
-
Baru Selesai Diperbaiki, Beberapa Ruas Jalan di Pringsewu Kembali Rusak
Kamis, 05 Februari 2026 -
Miris, Sejumlah Guru SMA Negeri 1 Banyumas Pringsewu Terlambat dan Berkeliaran Saat Upacara
Senin, 02 Februari 2026 -
Hilang 14 Hari, Mbah Kaliman Ditemukan Meninggal di Aliran Sungai Gadingrejo Pringsewu
Minggu, 01 Februari 2026 -
10 Lembaga Pendidikan di Pringsewu Terima BOP Kesetaraan 2026 Senilai Rp452 Juta
Senin, 26 Januari 2026









