Banyak yang Palsu , Isnina Inisatif Buka Tempat Edukasi Lebah Madu di Bandar Lampung
Salah satu petugas, saat melakukan pemeriksaan sarang madu di peternakan madu Suhita Bee Farm 01. Foto: Sulaiman/Kupastuntas.co
Bandar Lampung- Bermula dari rasa empati dan miris melihat banyaknya madu-madu palsu yang beredar di Pasaran, Isnina membangun pertenakan lebah madu alami Suhita Bee Farm 01. Hasilnya, lahan yang berada di Jalan Batu Putuk kelurahan Batu Putu kecamatan Teluk Betung Utara (TBU) kota Bandar Lampung tersebut, ia sulap menjadi salah satu tempat wisat edukasi Lebah Madu.
Pemilik peternakan Madu Isnina mengatakan, pihak berkeingin membuat tempat edukasi lebah madu tersebut, terinspirasi dari banyaknya madu sintetis, madu oplosan dan madu syrupan yang beredar di pasaran. "Ini sangat meresahkan sekali karena bisa merusak kesehatan manusia yang mengkonsumsi," ungkapnya Saat ditenui dilokasi, Minggu (15/03/2020).
Isnina juga mengayakan, dipeternakan yang ia kelola sejak tahun 2014 ini ada 500 koloni lebah dibagi empat peternakan diantaranya, Tanggamus Pesisir Barat khusus jenis lebah madu jenis apicalis, dan Waykanan. Sedangkan untuk lebahnya ada delapan jenis lebah yakni Hetero Trigona Itama, Apicalis, Genoa Trigona Torasica, Apis Mellifera, Apis cerana, Lefiset dan Biroi.
"Jenis madu beberapa kelas, apabila dilihat dari jenis, jeni lebah Apicalis paling mahal. Tetapi kalau dari madunya jenis madu dari Geneo Trigona Torasica lebih mahal, karena jenis lebah yang langka dan tinggi kandungan propolis sehingga bisa mengobati penderita diabetes. Untuk madu ini seharga 1 juta rupiah satu kilo madu. Kita buka tempat edukasi dari tahun 2014 tetapi belum fokus, masih dalam tahap pembelajaran. Namun di 2019 baru berani menjual hasil madu dari peternakan," kata dia. (*)
Berita Lainnya
-
Lewat Kemah Sastra 2026: Ari Pahala Tegaskan Puisi sebagai Cara Memahami dan Memaknai Dunia
Rabu, 08 April 2026 -
Pansus DPRD Panggil Camat se-Kota Bandar Lampung, Bahas Temuan BPK Soal Kelebihan Bayar
Rabu, 08 April 2026 -
Antisipasi Banjir, Pemkot Bandar Lampung Genjot Perbaikan Drainase di 18 Titik
Rabu, 08 April 2026 -
Gerakan Hari Kamis Beradat Diperkuat Lewat Kursus Bahasa Lampung Online
Rabu, 08 April 2026








