Waduh! Gula Pasir Langka, Supermarket Batasi Pembelian
Gula di Supermarket mulai langka. Foto: SitiKhoiriah/Kupastuntas.co
Bandar Lampung - Kelangkaan gula pasir terjadi di Provinsi Lampung dalam beberapa bulan terakhir. Akibat kelangkaan tersebut sejumlah supermarket maupun minimarket terpaksa harus membatasi jumlah pembelian oleh konsumen.
Seperti di Chandra Superstore Teluk Betung yang membatasi pembelian hanya dua Kilogram per orang dalam satu hari. Sementara dipasar tradisional, gula pasir kemasan dan bermerek sudah mulai kosong. Sementara ada gula curah namun dengan harga yang melesat, yakni Rp.15.000 - Rp.16.000 ribu perkilogram, dengan harga normal yang semula Rp.12.500.
Namun berdasarkan pantauan kupastuntas.co dilapangan, meskipun sudah membatasi pembelian oleh konsumen, stok gula pasir di Chandra Superstore kosong sejak beberapa hari terakhir.
"Gula nya lagi kosong mba sudah beberapa hari," ujar salah satu pekerja yang enggan disebutkan namanya, Selasa (10/3/2020).
Seorang konsumen, Lili mengaku sudah mencari gula pasir ke sejumlah minimarket tapi produk gula pasir kosong. Begitu pun di toko kelontong atau tradisional tidak semua menyediakan gula pasir.
"Susah sekarang cari gula, sudah belinya di batasi tapi gula pun tidak tersedia," keluhnya. (*)
Berita Lainnya
-
RS Urip Sumoharjo Lampung Hadirkan Layanan Radioterapi, Perkuat Pelayanan Kanker Terpadu
Selasa, 23 Juni 2026 -
Tingkatkan Kapasitas Riset, Kemenag Dorong Dosen UIN RIL Ikuti Skema Pendanaan MoRA The AIR Funds
Selasa, 23 Juni 2026 -
Atlet Tinju Lampung Jadi Korban Penganiayaan di PKOR Way Halim, Kepala Dihantam Cangkul
Selasa, 23 Juni 2026 -
Dosen Universitas Teknokrat Indonesia Masuk Daftar World's Top 5% Scientists Versi SciRank Global
Selasa, 23 Juni 2026








