Temui Anak-anak Rehabilitasi di RS Imanuel, Yuti Hipni Ikut Berbagi Pengalaman
Yuti Hipni, sambangi anak-anak rehalibitasi tumbuh kembang di Rumah Sakit Imanuel Wayhalim, Bandar Lampung, Senin (9/3/2020).Foto:Ist
Lampung Selatan-Tim ratu mas yang dinahkodai Yuti Hipni, sambangi anak-anak rehalibitasi tumbuh kembang di Rumah Sakit Imanuel Wayhalim, Bandar Lampung, Senin (9/3/2020).
Didampingi Mbah Surip (Seniman String Art) Yuti Hipni mengungkapkan keinginannya untuk turut menjadi bagian dari keluarga besar anak-anak yang direhab.
"Sosok orang tua atau orang terdekat merupakan faktor penting dalam menjaga, merawat serta mengawal tumbuh kembang anak. Untuk itu, perhatian merupakan kunci utama bagi anak-anak yang direhabilitasi," kata Yuti Rama Yanti, istri dari bakal calon Bupati Lampung Selatan Hipni.
Dalam kesempatan itu, Yuti mengungkapkan pengalaman kisah hidupnya yang pernah merehabilitasi buah hatinya. Untuk itu dia pun bisa merasakan apa yang dirasakan oleh keluarga yang merehabilitasi anaknya di rumah sakit itu.
“Saya pernah merasakan seperti ini, dulu anak saya pernah mengalami seperti ini. Makanya saya ingin bergabung menjadi bagian dari keluarganya. Jangan kaget kalau saya sering berkunjung kesini ya,” kata Yuti kepada perawat RS Imanuel dan keluarga rehalibitasi sambil bercanda.
Sementara itu, Mbah Surip mengatakan dirinya memang kerap mengunjungi anak-anak yang direhabilitasi ini. Namun dikatakan seniman seni rupa Lampung itu, kunjungannya didasari dari panggilan hati ingin turut membantu anak-anak yang dirawat dengan menghibur dan memberi motivasi.
“Kalau saya memang bukan bagian keluarga dari mereka, bukan orang tua atau paman dari salah satu anak-anak tersebut. Melainkan saya hanya orang lain, tapi karena rasa ingin membantu dan membangkitkan semangat dari pada anak-anak itu, makanya saya sering kesini," ujar Mbah Surip.
Untuk diketahui, terdapat 14 orang anak-anak hari ini yang hadir untuk rehalibitasi medik di Klinik Tumbuh Kembang Rumah Sakit Imanuel, dan mayoritas adalah penyandang tuna wicara. (*)
Berita Lainnya
-
Petani Tebu Kirim Surat ke Kejati Lampung, Ancam Turunkan 6 Ribu Orang
Kamis, 09 April 2026 -
Efisiensi Energi sebagai Jalan Nyata Menuju Kemandirian Energi di Lampung, Oleh: Elka Pranita
Rabu, 08 April 2026 -
Kenaikan Harga Plastik Tekan Pelaku Usaha Tahu di Bandar Lampung, Biaya Produksi Naik Hingga Dua Kali Lipat
Rabu, 08 April 2026 -
UniRank 2026: UIN Raden Intan Lampung Kembali Masuk 6 Besar PTKIN
Rabu, 08 April 2026
Didampingi Mbah Surip (Seniman String Art) Yuti Hipni mengungkapkan keinginannya untuk turut menjadi bagian dari keluarga besar anak-anak yang direhab.
"Sosok orang tua atau orang terdekat merupakan faktor penting dalam menjaga, merawat serta mengawal tumbuh kembang anak. Untuk itu, perhatian merupakan kunci utama bagi anak-anak yang direhabilitasi," kata Yuti Rama Yanti, istri dari bakal calon Bupati Lampung Selatan Hipni.
Dalam kesempatan itu, Yuti mengungkapkan pengalaman kisah hidupnya yang pernah merehabilitasi buah hatinya. Untuk itu dia pun bisa merasakan apa yang dirasakan oleh keluarga yang merehabilitasi anaknya di rumah sakit itu.
“Saya pernah merasakan seperti ini, dulu anak saya pernah mengalami seperti ini. Makanya saya ingin bergabung menjadi bagian dari keluarganya. Jangan kaget kalau saya sering berkunjung kesini ya,” kata Yuti kepada perawat RS Imanuel dan keluarga rehalibitasi sambil bercanda.
Sementara itu, Mbah Surip mengatakan dirinya memang kerap mengunjungi anak-anak yang direhabilitasi ini. Namun dikatakan seniman seni rupa Lampung itu, kunjungannya didasari dari panggilan hati ingin turut membantu anak-anak yang dirawat dengan menghibur dan memberi motivasi.
“Kalau saya memang bukan bagian keluarga dari mereka, bukan orang tua atau paman dari salah satu anak-anak tersebut. Melainkan saya hanya orang lain, tapi karena rasa ingin membantu dan membangkitkan semangat dari pada anak-anak itu, makanya saya sering kesini," ujar Mbah Surip.
Untuk diketahui, terdapat 14 orang anak-anak hari ini yang hadir untuk rehalibitasi medik di Klinik Tumbuh Kembang Rumah Sakit Imanuel, dan mayoritas adalah penyandang tuna wicara. (*)
- Penulis :
- Editor :
Berita Lainnya
-
Kamis, 09 April 2026Petani Tebu Kirim Surat ke Kejati Lampung, Ancam Turunkan 6 Ribu Orang
-
Rabu, 08 April 2026Efisiensi Energi sebagai Jalan Nyata Menuju Kemandirian Energi di Lampung, Oleh: Elka Pranita
-
Rabu, 08 April 2026Kenaikan Harga Plastik Tekan Pelaku Usaha Tahu di Bandar Lampung, Biaya Produksi Naik Hingga Dua Kali Lipat
-
Rabu, 08 April 2026UniRank 2026: UIN Raden Intan Lampung Kembali Masuk 6 Besar PTKIN








