IPC Panjang Janji Bantu Pasarkan Produk UKM Lampung ke Luar Negeri
General Manager PT. Pelindo II Panjang (IPC), Drajat Sulistyo. Foto: Ist
Bandar Lampung-General Manager (GM) PT Pelindo II Panjang (IPC), Drajat Sulistyo menyebut banyak sumber daya alam (SDA) di Provinsi Lampung yang bisa dikembangkan.
Dikatakan dia, IPC Panjang siap menggandeng pelaku usaha kecil mikro (UKM) untuk membantu memasarkan produk khas Lampung ke luar negeri atau internasional.
"Kami akan fasilitasi dan jemput bola untuk mengajak UKM mengirim hasil usahanya agar bisa diekspor selama 24 jam, selama 7 hari dan akan dimulai hari ini. Kami juga sudah siapkan gudang khusus,” jelas Drajat usai coffee morning di Gudang Container Freight Station komplek Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Panjang, Bandar Lampung, Senin (9/3/2020).
Dengan melaukan jemput bola produk UKM, Ia berharap neraca ekpsor tetap terjaga meskipun dalam kondisi krisis virus Corona (Covid 19) yang terjadi saat ini.
Menurut Drajat, selama ini banyak masyarakat yang belum mengetahui fungsi Pelabuhan Panjang. Sebingga kebanyakan yang ekpor melalui daerah lain.
"Maka ini kesempatan untuk fasilitasi mereka. Ketika tidak ada liaison untuk ekspor akan kita jembatani, ada perusahaan eksis kita akan tebengi di situ. Yang penting, produk Lampung bisa go internasional, thats it," tandasnya. (*)Berita Lainnya
-
Staycation Seru Sambil Liburan di BATIQA Hotel Lampung dan Jungle Sea, Nikmati Promo Spesial
Rabu, 24 Juni 2026 -
Peringati HUT SSI ke-55, BATIQA Hotel Lampung Bagikan Cookies kepada Karyawan
Rabu, 24 Juni 2026 -
PTPN I Regional 7 Tolak Tegas Sertifikasi Lahan 329,713 Hektare di Tamansari Pesawaran oleh Pihak Lain
Rabu, 24 Juni 2026 -
RS Urip Sumoharjo Lampung Hadirkan Layanan Radioterapi, Perkuat Pelayanan Kanker Terpadu
Selasa, 23 Juni 2026
Dikatakan dia, IPC Panjang siap menggandeng pelaku usaha kecil mikro (UKM) untuk membantu memasarkan produk khas Lampung ke luar negeri atau internasional.
"Kami akan fasilitasi dan jemput bola untuk mengajak UKM mengirim hasil usahanya agar bisa diekspor selama 24 jam, selama 7 hari dan akan dimulai hari ini. Kami juga sudah siapkan gudang khusus,” jelas Drajat usai coffee morning di Gudang Container Freight Station komplek Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Panjang, Bandar Lampung, Senin (9/3/2020).
Dengan melaukan jemput bola produk UKM, Ia berharap neraca ekpsor tetap terjaga meskipun dalam kondisi krisis virus Corona (Covid 19) yang terjadi saat ini.
Menurut Drajat, selama ini banyak masyarakat yang belum mengetahui fungsi Pelabuhan Panjang. Sebingga kebanyakan yang ekpor melalui daerah lain.
"Maka ini kesempatan untuk fasilitasi mereka. Ketika tidak ada liaison untuk ekspor akan kita jembatani, ada perusahaan eksis kita akan tebengi di situ. Yang penting, produk Lampung bisa go internasional, thats it," tandasnya. (*)- Penulis : Siti Khoiriah
- Editor :
Berita Lainnya
-
Rabu, 24 Juni 2026Staycation Seru Sambil Liburan di BATIQA Hotel Lampung dan Jungle Sea, Nikmati Promo Spesial
-
Rabu, 24 Juni 2026Peringati HUT SSI ke-55, BATIQA Hotel Lampung Bagikan Cookies kepada Karyawan
-
Rabu, 24 Juni 2026PTPN I Regional 7 Tolak Tegas Sertifikasi Lahan 329,713 Hektare di Tamansari Pesawaran oleh Pihak Lain
-
Selasa, 23 Juni 2026RS Urip Sumoharjo Lampung Hadirkan Layanan Radioterapi, Perkuat Pelayanan Kanker Terpadu








