IPC Panjang Janji Bantu Pasarkan Produk UKM Lampung ke Luar Negeri
General Manager PT. Pelindo II Panjang (IPC), Drajat Sulistyo. Foto: Ist
Bandar Lampung-General Manager (GM) PT Pelindo II Panjang (IPC), Drajat Sulistyo menyebut banyak sumber daya alam (SDA) di Provinsi Lampung yang bisa dikembangkan.
Dikatakan dia, IPC Panjang siap menggandeng pelaku usaha kecil mikro (UKM) untuk membantu memasarkan produk khas Lampung ke luar negeri atau internasional.
"Kami akan fasilitasi dan jemput bola untuk mengajak UKM mengirim hasil usahanya agar bisa diekspor selama 24 jam, selama 7 hari dan akan dimulai hari ini. Kami juga sudah siapkan gudang khusus,” jelas Drajat usai coffee morning di Gudang Container Freight Station komplek Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Panjang, Bandar Lampung, Senin (9/3/2020).
Dengan melaukan jemput bola produk UKM, Ia berharap neraca ekpsor tetap terjaga meskipun dalam kondisi krisis virus Corona (Covid 19) yang terjadi saat ini.
Menurut Drajat, selama ini banyak masyarakat yang belum mengetahui fungsi Pelabuhan Panjang. Sebingga kebanyakan yang ekpor melalui daerah lain.
"Maka ini kesempatan untuk fasilitasi mereka. Ketika tidak ada liaison untuk ekspor akan kita jembatani, ada perusahaan eksis kita akan tebengi di situ. Yang penting, produk Lampung bisa go internasional, thats it," tandasnya. (*)Berita Lainnya
-
Bocah 9 Tahun di Bandar Lampung Tewas Tenggelam di Sungai
Sabtu, 17 Januari 2026 -
Antisipasi Megathrust dan Ancaman Disintegrasi, Pemuda Katolik Digembleng di SPN Polda Lampung
Sabtu, 17 Januari 2026 -
Bangun Pabrik Rokok di Lampung Timur, HS Target Serap 3.000 Pekerja Termasuk Penyandang Disabilitas
Sabtu, 17 Januari 2026 -
Dukung Kemandirian Ekonomi Digital, Pusat Unggulan Universitas Teknokrat Indonesia LEAD Center Gelar 'Pekan PKM' di Berbagai SMK Lampung
Sabtu, 17 Januari 2026
Dikatakan dia, IPC Panjang siap menggandeng pelaku usaha kecil mikro (UKM) untuk membantu memasarkan produk khas Lampung ke luar negeri atau internasional.
"Kami akan fasilitasi dan jemput bola untuk mengajak UKM mengirim hasil usahanya agar bisa diekspor selama 24 jam, selama 7 hari dan akan dimulai hari ini. Kami juga sudah siapkan gudang khusus,” jelas Drajat usai coffee morning di Gudang Container Freight Station komplek Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Panjang, Bandar Lampung, Senin (9/3/2020).
Dengan melaukan jemput bola produk UKM, Ia berharap neraca ekpsor tetap terjaga meskipun dalam kondisi krisis virus Corona (Covid 19) yang terjadi saat ini.
Menurut Drajat, selama ini banyak masyarakat yang belum mengetahui fungsi Pelabuhan Panjang. Sebingga kebanyakan yang ekpor melalui daerah lain.
"Maka ini kesempatan untuk fasilitasi mereka. Ketika tidak ada liaison untuk ekspor akan kita jembatani, ada perusahaan eksis kita akan tebengi di situ. Yang penting, produk Lampung bisa go internasional, thats it," tandasnya. (*)- Penulis : Siti Khoiriah
- Editor :
Berita Lainnya
-
Sabtu, 17 Januari 2026Bocah 9 Tahun di Bandar Lampung Tewas Tenggelam di Sungai
-
Sabtu, 17 Januari 2026Antisipasi Megathrust dan Ancaman Disintegrasi, Pemuda Katolik Digembleng di SPN Polda Lampung
-
Sabtu, 17 Januari 2026Bangun Pabrik Rokok di Lampung Timur, HS Target Serap 3.000 Pekerja Termasuk Penyandang Disabilitas
-
Sabtu, 17 Januari 2026Dukung Kemandirian Ekonomi Digital, Pusat Unggulan Universitas Teknokrat Indonesia LEAD Center Gelar 'Pekan PKM' di Berbagai SMK Lampung









