IPC Panjang Janji Bantu Pasarkan Produk UKM Lampung ke Luar Negeri
General Manager PT. Pelindo II Panjang (IPC), Drajat Sulistyo. Foto: Ist
Bandar Lampung-General Manager (GM) PT Pelindo II Panjang (IPC), Drajat Sulistyo menyebut banyak sumber daya alam (SDA) di Provinsi Lampung yang bisa dikembangkan.
Dikatakan dia, IPC Panjang siap menggandeng pelaku usaha kecil mikro (UKM) untuk membantu memasarkan produk khas Lampung ke luar negeri atau internasional.
"Kami akan fasilitasi dan jemput bola untuk mengajak UKM mengirim hasil usahanya agar bisa diekspor selama 24 jam, selama 7 hari dan akan dimulai hari ini. Kami juga sudah siapkan gudang khusus,” jelas Drajat usai coffee morning di Gudang Container Freight Station komplek Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Panjang, Bandar Lampung, Senin (9/3/2020).
Dengan melaukan jemput bola produk UKM, Ia berharap neraca ekpsor tetap terjaga meskipun dalam kondisi krisis virus Corona (Covid 19) yang terjadi saat ini.
Menurut Drajat, selama ini banyak masyarakat yang belum mengetahui fungsi Pelabuhan Panjang. Sebingga kebanyakan yang ekpor melalui daerah lain.
"Maka ini kesempatan untuk fasilitasi mereka. Ketika tidak ada liaison untuk ekspor akan kita jembatani, ada perusahaan eksis kita akan tebengi di situ. Yang penting, produk Lampung bisa go internasional, thats it," tandasnya. (*)Berita Lainnya
-
Perintah Kapolda Lampung Tembak di Tempat Pelaku Begal Tuai Pro dan Kontra
Sabtu, 16 Mei 2026 -
PLN UID Lampung Dorong 100 Persen Kendaraan Operasional Berbasis EV
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Tembak di Tempat Pelaku Begal, Instruksi Kapolda Lampung Dinilai Sejalan dengan Hukum Progresif
Jumat, 15 Mei 2026 -
Muhammad Fari Madyan Alumnus Universitas Teknokrat Indonesia Sukses Bangun Ekosistem Digital Lampung hingga Tembus Perusahaan Internasional
Jumat, 15 Mei 2026
Dikatakan dia, IPC Panjang siap menggandeng pelaku usaha kecil mikro (UKM) untuk membantu memasarkan produk khas Lampung ke luar negeri atau internasional.
"Kami akan fasilitasi dan jemput bola untuk mengajak UKM mengirim hasil usahanya agar bisa diekspor selama 24 jam, selama 7 hari dan akan dimulai hari ini. Kami juga sudah siapkan gudang khusus,” jelas Drajat usai coffee morning di Gudang Container Freight Station komplek Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Panjang, Bandar Lampung, Senin (9/3/2020).
Dengan melaukan jemput bola produk UKM, Ia berharap neraca ekpsor tetap terjaga meskipun dalam kondisi krisis virus Corona (Covid 19) yang terjadi saat ini.
Menurut Drajat, selama ini banyak masyarakat yang belum mengetahui fungsi Pelabuhan Panjang. Sebingga kebanyakan yang ekpor melalui daerah lain.
"Maka ini kesempatan untuk fasilitasi mereka. Ketika tidak ada liaison untuk ekspor akan kita jembatani, ada perusahaan eksis kita akan tebengi di situ. Yang penting, produk Lampung bisa go internasional, thats it," tandasnya. (*)- Penulis : Siti Khoiriah
- Editor :
Berita Lainnya
-
Sabtu, 16 Mei 2026Perintah Kapolda Lampung Tembak di Tempat Pelaku Begal Tuai Pro dan Kontra
-
Sabtu, 16 Mei 2026PLN UID Lampung Dorong 100 Persen Kendaraan Operasional Berbasis EV
-
Jumat, 15 Mei 2026Tembak di Tempat Pelaku Begal, Instruksi Kapolda Lampung Dinilai Sejalan dengan Hukum Progresif
-
Jumat, 15 Mei 2026Muhammad Fari Madyan Alumnus Universitas Teknokrat Indonesia Sukses Bangun Ekosistem Digital Lampung hingga Tembus Perusahaan Internasional








