Yusuf Kohar Sambut Baik Investor dari Tiongkok
Ketua Asosisi Pengusaha Indonesia (Apindo) Provinsi Lampung, M Yusuf Kohar. Foto: Doc/Kupastuntas.co
Bandar Lampung - Ketua Asosisi Pengusaha Indonesia (Apindo) Provinsi Lampung, M Yusuf Kohar menyambut baik kerja sama yang akan dilakukan antara Pemprov Lampung dan Negara Tiongkok, Rabu (04/03/2020).
Menurut Yusuf Kohar, Dengan kerja sama ini diharapkan perekonomian Lampung dapat meningkat, dan harus menguntungkan kedua belah pihak.
"Sebagai pengusaha saya menilai kerja sama dengan Tiongkok akan lebih menguntungkan dalam bidang pembangunan dan komoditi ekspor. Karena Lampung bisa mengekspor langsung komoditi unggulannya ke Tiongkok,” kata Yusuf Kohar.
Yusuf Kohar melanjutkan, dalam segi pembangunan, pengusaha Tiongkok bisa menanamkan investasi seperti membangun pabrik, hotel maupun pengelolaan bisnis lainnya.
"Jika ini terealisasi pasti menguntungkan bagi warga Lampung. Penyerapan tenaga kerja akan semakin banyak. Selain itu, tentunya Lampung bisa juga dilirik oleh negara lain untuk ikut menanamkan investasinya di sini,” paparnya.
Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Lampung, Ismet Roni menyatakan dengan banyaknya investor masuk ke Daerah Lampung akan semakin mendorong kemajuan di daerah setempat.
"Untuk memudahkan investor masuk ke daerah, salah satunya adalah harus memberikan kemudahan perizinan, jangan mempersulit birokrasi. Orang berinvestasi itu kan jelas ingin adanya kemudahan, bukan dipersulit,” ujar Ismet, kemarin.
Selain itu, lanjut politisi Golkar ini, aspek lain yang tak kalah pening adalah jaminan keamanan dan fasilitas jalan serta ketersediaan energi listrik yang harus disiapkan oleh Pemprov Lampung.
Dikatakan Ismet, Provinsi Lampung memiliki berbagai potensi yang dapat dijual kepada para investor mulai dari sektor pertanian hingga pariwisata.
“Kedatangan Konsulat Jenderal Tiongkok yang akan membawa pengusaha untuk menanamkan investasi ke Lampung harus disambut baik oleh pemprov. Karena daerah kita merupakan daerah yang sangat berpotensi,” ungkapnya.
Menurut Ismet, selama ini gubernur sudah bekerja sangat maksimal untuk tidak hanya mencari dana dari APBN saja. Namun, juga mencari investor untuk membuka bisnisnya di Provinsi Lampung.
"Harapannya dengan makin banyak investor masuk maka bisa membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan pendapatan daerah. Apalagi, Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi sangat konsen terhadap peningkatan sektor pertanian di daerah. Karena, gubernur menginginkan Lampung menjadi lokomotif pertanian nasional,” pungkasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Nuzulul Qur’an di Kodam Raden Inten, Pangdam Ajak Prajurit Perkuat Iman
Selasa, 17 Maret 2026 -
PLN UID Lampung Apresiasi Tim Relawan di Aceh Pasca Bencana
Selasa, 17 Maret 2026 -
Sungai Budi Group Salurkan 76.500 Paket Sembako Sambut Idul Fitri 1447 H
Selasa, 17 Maret 2026 -
Penduduk Provinsi Lampung Bertambah pada Akhir 2025, Capai 9,27 Juta Jiwa
Selasa, 17 Maret 2026








