Maju Pilkada Lamsel, 2 Kader Golkar Berebut Rekom Demokrat
Ilustrasi
Bandar Lampung-Maju dalam kobtestasi pemilihan kepalada daerah (Pilkada) sebagai bakal calon Bupati Lampung Selatan (Lamsel). Dua kader terbaim partai Golongan Karya (Golkar) provinsi Lampung, sama-sama berharap mendapatkan rekomendasi dari partai Demokrat.
Kedua bakal calon Bupati dari partai Golkar tersenut adalah Tony Eka Candra dan Hipni. Diketahui, Partai berlambang pohon beringin tersebut, belum bisa maju secara mandiri dalam kontestasi Pilkada di Lamsel, pasalnyaGolkar sendiri hanya memiliki tujuh kursi. Oleh karena Keduanya berharap mendapatkan rekomendasi dari Partai Demokrat yang memiliki lima kursi di DPRD, agar bisa berlayar dan maju dalam kontestasi Pilkada 2020 di Lampung Selatan.
Saat dikonfirmasi, Hipni mengaku optimistis bahwa akan mendapatkan rekomendasi dari Demokrat. Bahkan, menurutnya semua partai akan mengusungnya dalam Pilkada 2020 di Lampung Selatan.
"Iya kita optimis dong. Kalo bisa semua partai itu merekomendasi kita. Lebih banyak kan lebih bagus," ungkapnya, Kamis (05/03/2020).
Namun, Hipni menilai, harapannya ingin mendapatkan rekomendasi partai Demokrat bersama rekannya yakni Tony Eka Chandra (TEC) bukanlah sebuah persaingan. Tetapi dirinya dengan TEC bersama-sama ingin membangun Lampung Selatan.
"Iya gak kompetisilah ya. Kita sama-sama kader yang ingin membangun Lampung Selatan dan membangun Partai Golkar," tandasnya.
Sementara TEC juga tak menampik soal perebutan rekomendasi Demokrat. Pasalnya Ketua Komisi IV DPRD Lampung tersebut mengaku telah mengikuti proses pemaparan visi misi di DPC Partai Demokrat Lampung Selatan. "Iya saya juga hadir dalam penyampai visi misi di Demkrot dengan didampingi Wakil Ketua dan Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Lampung I Made Bagiasa dan Darlian Pone," kata dia. (*)
Berita Lainnya
-
Kementan Serahkan 260 Kasus Mafia Pangan ke Aparat Penegak Hukum
Sabtu, 23 Mei 2026 -
Kementan Percepat Tanam Oplah dan CSR untuk Jaga Produksi Pangan
Sabtu, 23 Mei 2026 -
Kementan Siapkan Anak Muda Jadi Motor Pertanian Modern Indonesia
Sabtu, 23 Mei 2026 -
Desa Tidak Bertransaksi Dolar, Akademisi UBL Nilai UMKM Tetap Rentan Dampak Global
Sabtu, 23 Mei 2026
Kedua bakal calon Bupati dari partai Golkar tersenut adalah Tony Eka Candra dan Hipni. Diketahui, Partai berlambang pohon beringin tersebut, belum bisa maju secara mandiri dalam kontestasi Pilkada di Lamsel, pasalnyaGolkar sendiri hanya memiliki tujuh kursi. Oleh karena Keduanya berharap mendapatkan rekomendasi dari Partai Demokrat yang memiliki lima kursi di DPRD, agar bisa berlayar dan maju dalam kontestasi Pilkada 2020 di Lampung Selatan.
Saat dikonfirmasi, Hipni mengaku optimistis bahwa akan mendapatkan rekomendasi dari Demokrat. Bahkan, menurutnya semua partai akan mengusungnya dalam Pilkada 2020 di Lampung Selatan.
"Iya kita optimis dong. Kalo bisa semua partai itu merekomendasi kita. Lebih banyak kan lebih bagus," ungkapnya, Kamis (05/03/2020).
Namun, Hipni menilai, harapannya ingin mendapatkan rekomendasi partai Demokrat bersama rekannya yakni Tony Eka Chandra (TEC) bukanlah sebuah persaingan. Tetapi dirinya dengan TEC bersama-sama ingin membangun Lampung Selatan.
"Iya gak kompetisilah ya. Kita sama-sama kader yang ingin membangun Lampung Selatan dan membangun Partai Golkar," tandasnya.
Sementara TEC juga tak menampik soal perebutan rekomendasi Demokrat. Pasalnya Ketua Komisi IV DPRD Lampung tersebut mengaku telah mengikuti proses pemaparan visi misi di DPC Partai Demokrat Lampung Selatan. "Iya saya juga hadir dalam penyampai visi misi di Demkrot dengan didampingi Wakil Ketua dan Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Lampung I Made Bagiasa dan Darlian Pone," kata dia. (*)
- Penulis :
- Editor :
Berita Lainnya
-
Sabtu, 23 Mei 2026Kementan Serahkan 260 Kasus Mafia Pangan ke Aparat Penegak Hukum
-
Sabtu, 23 Mei 2026Kementan Percepat Tanam Oplah dan CSR untuk Jaga Produksi Pangan
-
Sabtu, 23 Mei 2026Kementan Siapkan Anak Muda Jadi Motor Pertanian Modern Indonesia
-
Sabtu, 23 Mei 2026Desa Tidak Bertransaksi Dolar, Akademisi UBL Nilai UMKM Tetap Rentan Dampak Global








