Petani Ikan di Pringsewu Kekurangan 46 Juta Ekor Benih Ikan Pertahun
Kabid Perikanan dan Budidaya Haerul Fallah, Foto: Rifaldi/Kupastuntas.co
Pringsewu - Kabid Perikanan dan Budidaya pada Dinas Perikanan Pringsewu, Haerul Fallah mengungkapkan, Kebutuhan benih (bibit) ikan di Kabupaten Pringsewu setiap tahun mencapai sekitar 86 juta. Dari kebutuhan tersebut baru bisa terpenuhi sekitar 40 juta ekor, Rabu (04/03/2020).
Dengan demikian petani ikan di Pringsewu kekurangan benih ikan 46 juta ekor pertahun atau lebih dari 50 persen.
Untuk mengatasi kekurangan tersebut Dinas Perikanan Pringsewu akan mengembangkan budidaya benih ikan yang di pusatkan di Pekon Candi Retno dan Tanjung Anom, Kecamatan Pagelaran.
"Kebutuhan benih ikan masih tinggi, selama ini banyak petani ikan yang mencari benih ke daerah Jawa Barat," ujarnya.
Menurutnya pusat pembenihan nantinya akan bekerjasama dengan unit pelayanan pengembangan perikanan (UPP) Pringsewu. "Sementara lahan yang tersedia untuk pusat pembenihan yakni seluas 20 hektar, untuk pasokan air sangat terjamin meskipun saat musim kemarau," kata Haerul.
Dia mengatikan untuk jenis benih ikan yang akan dibudidayakan diantaranya ikan gurame, mas, nila, lele dan ikan patin. "Pola pembenihan akan di lakukan sistem plasma soal tekninsnya kita serahkan kepada UPP," ungkapnya.
Haerul menambahkan, Selama ini kendala petani dalam pembibitan yakni keterbatasan induk, serta masih sulitnya mendapat pakan (cacing sutra).
"Jadi kebanyakan petani masih menggunakan pakan alternatif (wolfia) untuk pengganti cacing sutra," tandasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Kasus Keracunan MBG Disorot, Anggota DPD RI Desak Pengelola SPPG Perketat Standar Higienitas
Jumat, 27 Februari 2026 -
Balap Liar di Sukoharjo Pringsewu, Polisi Amankan 30 Remaja dan 17 Sepeda Motor
Kamis, 26 Februari 2026 -
Sudin Reses di Pringsewu, Warga Keluhkan Infrastruktur Rusak, Judi Online, Pinjol hingga Kualitas MBG
Rabu, 25 Februari 2026 -
Kakek di Pringsewu Ditemukan Tewas Dalam Sumur
Selasa, 24 Februari 2026









