Kunjungi Pengrajin Kain Tapis di Margodadi, Ini Pesan Dewi Handajani
Bupati Tanggamus, Dewi Handajani bersama Ketua Dekranasda Tanggamus Nur'aini Hamid Lubis mengunjungi pengrajin kain tapis dan batik di Pekon Margodadi, Kecamatan Sumberejo, Rabu (4/3/2020). Foto: Sayuti
Tanggamus-Bupati Tanggamus, Dewi Handajani bersama Ketua Dekranasda Tanggamus Nur'aini Hamid Lubis mengunjungi pengrajin kain tapis dan batik di Pekon Margodadi, Kecamatan Sumberejo, Rabu (4/3/2020).
Dalam kesempatan ini, Dewi Handajani berpesan kepada pengrajin agar terus menekuni kerajinan yang dilakukan untuk memajukan tapis Tanggamus.
"Saya berharap supaya setiap rumah bisa diajarkan menenun dan terus diwariskan, serta bisa dibantu permodalan dan pemasarannya," kata Bupati
Menurutnya, tenun tapis Tanggamus harus beda dari tenun daerah yang lain, dan harus dapat dipasarkan pada pasar modern serta ditampilkan dalam Even Lampung Craft.
Bupati yang juga Pembina Dekranasda Tanggamus ini berharap, tenun tapis Kabupaten Tanggamus dapat berlomba di kancah internasional dan membawa nama baik Kabupaten Tanggamus.
Ia juga berharap, ke depan agar ada kampung sentra Belah Ketupat sebagai salah satu motif khas Kabupaten Tanggamus. "Dibuat gapuranya, SDM-nya juga dikembangkan, agar bisa membuat benang sutera. SDM-nya juga akan terus kita upgrade terus," pungkasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Kawanan Gajah Liar Rusak Kebun Warga Tanggamus, Petani Minta Solusi Nyata Pemerintah
Kamis, 18 Juni 2026 -
Surat DPP Belum Terbit, Musda Golkar Tanggamus Batal Digelar
Rabu, 17 Juni 2026 -
Ngejenang, Tradisi Gotong Royong Masyarakat Jawa di Tanggamus yang Bertahan di Era Modern
Jumat, 12 Juni 2026 -
Wanita Lansia di Tanggamus Tewas Tercebur Sumur Sedalam 16 Meter
Rabu, 10 Juni 2026
Dalam kesempatan ini, Dewi Handajani berpesan kepada pengrajin agar terus menekuni kerajinan yang dilakukan untuk memajukan tapis Tanggamus.
"Saya berharap supaya setiap rumah bisa diajarkan menenun dan terus diwariskan, serta bisa dibantu permodalan dan pemasarannya," kata Bupati
Menurutnya, tenun tapis Tanggamus harus beda dari tenun daerah yang lain, dan harus dapat dipasarkan pada pasar modern serta ditampilkan dalam Even Lampung Craft.
Bupati yang juga Pembina Dekranasda Tanggamus ini berharap, tenun tapis Kabupaten Tanggamus dapat berlomba di kancah internasional dan membawa nama baik Kabupaten Tanggamus.
Ia juga berharap, ke depan agar ada kampung sentra Belah Ketupat sebagai salah satu motif khas Kabupaten Tanggamus. "Dibuat gapuranya, SDM-nya juga dikembangkan, agar bisa membuat benang sutera. SDM-nya juga akan terus kita upgrade terus," pungkasnya. (*)
- Penulis : Sayuti
- Editor :
Berita Lainnya
-
Kamis, 18 Juni 2026Kawanan Gajah Liar Rusak Kebun Warga Tanggamus, Petani Minta Solusi Nyata Pemerintah
-
Rabu, 17 Juni 2026Surat DPP Belum Terbit, Musda Golkar Tanggamus Batal Digelar
-
Jumat, 12 Juni 2026Ngejenang, Tradisi Gotong Royong Masyarakat Jawa di Tanggamus yang Bertahan di Era Modern
-
Rabu, 10 Juni 2026Wanita Lansia di Tanggamus Tewas Tercebur Sumur Sedalam 16 Meter








