Dampak Virus Corona, Bisnis Perhotelan di Lampung Mengalami Penurunan
Ilustrasi Hotel.
Bandar Lampung - Kasus virus Corona yang ramai menjadi pembahasan dunia dan menginfeksi dua warga Indonesia mulai memberi dampak negatif pada industri perhotelan di Lampung.
Anggota Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) , Adi Wahyu yang juga Wakil Ketua Indonesia Hotel General Manager Association (IHGMA) mengatakan, sejak Presiden Jokowi Dodo resmi mengumumkan adanya dua WNI asal Kota Depok yang positif terinfeksi virus Corona, banyak wisatawan yang membatalkan kunjungannya ke Provinsi Lampung.
Cancel booking yang dilakukan pengunjung cukup tinggi, dalam satu hari terdapat 8 hingga 10 kamar yang dicancel oleh pengunjung.
"Ada beberapa cancel booking yang dilakukan , terutama dari online travel agent luar negeri," ujar Adi saat dikonfirmasi, Rabu (04/03/2020).
Menurut Adi, masalah virus Corona nantinya akan berpengaruh pada penurunan pengunjung di setiap hotel yang ada di Provinsi Lampung, terutama kawasan yang memiliki potensi pariwisata.
Sedangkan untuk Occupancy atau situasi di mana jumlah kamar terjual dibandingkan dengan jumlah kamar yang dapat dijual, mengalami penurunan hingga 15%.
Adi berharap, dengan menurunnya pengunjung hotel, Pemerintah Provinsi Lampung dapat memberi keringanan pembayaran insentif kepada hotel, berupa keringanan PB 1 sebesar 5% selama 6 bulan kedepan.(*)
Berita Lainnya
-
Nuzulul Qur’an di Kodam Raden Inten, Pangdam Ajak Prajurit Perkuat Iman
Selasa, 17 Maret 2026 -
PLN UID Lampung Apresiasi Tim Relawan di Aceh Pasca Bencana
Selasa, 17 Maret 2026 -
Sungai Budi Group Salurkan 76.500 Paket Sembako Sambut Idul Fitri 1447 H
Selasa, 17 Maret 2026 -
Penduduk Provinsi Lampung Bertambah pada Akhir 2025, Capai 9,27 Juta Jiwa
Selasa, 17 Maret 2026








