DPRD Pesibar Menyayangkan Tidakan Peratin yang Hilangkan Identitas Mobil Ambulance
Ambulance Pekon Kerbang Dalam, Kecamatan Pesisir Utara. Foto: Nova/Kupastuntas.co
Pesisir Barat - Sejumlah ambulance pekon (desa) di Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) dihilangkan indentitasnya dengan ditutup scorlet, dan dilepas tulisan 'Ambulance'-nya.
Menanggapi peristiwa tersebut, Wakil Ketua DPRD Pesibar Komisi I Rifzon Efendi, sangat menyayangkan tindakan peratin yang menghapus identitas pada ambulance pekon.
"Diminta kepada semua peratin yang ada di Pesibar untuk menjaga apa yang sudah diinventariskan ke pekon. Dan kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Pekon, untuk menertibkan. Supaya ambulance yang ada di pekon masing-masing digunakan sesuai peruntukannya," ujar Rifzon.
Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Pesibar Ali Yudiem mengatakan seharusnya peratin (kepala desa) yang mempunyai ambulance merasa berbangga sebab tidak semua desa memiliki mobil ambulance. "Seharusnya peratin itu memiliki rasa bangga, karena tidak semua pekon punya mobil ambulance. Dari 116 pekon kan yang punya ambulance hanya 42 pekon saja. Begitupun dengan nama pekon harusnya menjadi kebangaan bukan ditutupi scorlet," ujar Ali Yudiem.
Ali Yudiem juga mengatakan jika seluruh masyarakat wajib mengawasi ambulance yang dikelola pekon, termasuk peruntukan dan perawatan kendaraan yang dibeli menggunakan uang negara tersebut. (*)
Berita Lainnya
-
IRT di Pesisir Barat Gelapkan 11 Kendaraan Rental
Sabtu, 13 Juni 2026 -
Resmikan RSUD KH Muhammad Thohir, Prabowo Ingatkan Jangan Ada Korupsi dalam Pelayanan
Rabu, 10 Juni 2026 -
Warga Pesisir Barat Antusias Sambut Presiden Prabowo, Rela Menunggu Sejak Pagi
Rabu, 10 Juni 2026 -
Jelang Kunjungan Presiden Prabowo, Jalur Menuju RSUD KH Muhammad Thohir Disterilkan
Rabu, 10 Juni 2026








