Ikuti Lomba Jurnalistik Berhadiah Puluhan Juta, Bulan April FKPT Lampung Gelar Literasi Cegah Terorisme
Pengurus FKPT Provinsi Lampung bersama Ketua BNPT RI Komjen Suhardi Alius dan jajaran BNPT. Foto : ist
Bandar Lampung - Badan Nasional PenanggulanganTeroris (BNPT) RI mengelar lomba menulis tentang terorisme dengan hadiah menarik uang tunai puluhan juta rupiah.
Lomba ini diselenggarakan khusus untuk kalangan jurnalistik, yakni wartawan dan pers Kampus.
Ketua bidang media Massa, Hukum dan Humas FKPT Provinsi Lampung, Donald Harris Sihotang,SE, MM, mengatakan, ketentuan naskah yang dilombakan adalah karya indepth reporting dan sudah terbit di media massa cetak mapun online.
“Syarat naskah minimal 3000 karakter, deadline-nya pada tanggal 12 November 2020”ujar Donald yang juga Dirut media Kupas Tuntas grup ini, Minggu (23/02/2020).
Tema lomba jurnalistik BNPT ini, yakni mencegah dan menghadapi aksi radikal terorisme, yang terdiri dari beberapa sub tema. Pertama, pengungkapan potensi dan atau jaringan radikal terorisme, dua Pengungkapan jaringan bisnis terkait radikal terorisme, tiga perjuangan penyintas dalam menghadapi hidup pasca aksi terorisme, ke empat kerja nyata kelompok masyarakat atau individu dalam merawat kearifan lokal, toleransi dan keberagaman. “Untuk informasi lebih lanjut bisa buka di www.fkptcenter.or.id,”ungkapanya.
Selain kegiatan lomba jurnalistik, BNPT, melalui FKPT Lampung juga akan menggelar kegiatan literasi informasi dalam pencegahan terorisme di masyarakat pada tanggal 7-9 April 2020 di Bandar Lampung.
Kegiatan ini akan menghadirkan peserta dari Banbinsa, Babinkantibmas, Humas pemda, wartawan, penggiat media sosial, para tokoh dari tokoh pemuda, tokoh masyarakat dan tokoh agama.
“Ada beberapa sesi kegiatan yang akan kita adakan, tentang upaya pencegahan aksi terorisme, Acara ini kita kemas dengan apik, dengan judul ngopi coi,”katanya.
Kegiatan pertama, sambungnya melakukan talk show on air di radio, paparan, diskusi, sampai kerja kelompok. Materi yang disampaikan yakni tentang tsunami informasi dalam dunia maya, ciri-ciri hoax, internet sebagai media propaganda. Narasumbernya dari BNPT dan FKPT Lampung.
"Tujuannya membuka wawasan bersama, dalam upaya menangkal aksi radikal terorisme di masyarakat,"tutupnya (*)
Berita Lainnya
-
Tertinggal di Tol Bakter, Tas Berisi Rp 7,7 Juta dan USD 20 Ribu Kembali ke Tangan Pemilik
Senin, 23 Maret 2026 -
Hingga H+1 Lebaran, 39 Kecelakaan Terjadi di Lampung 11 Orang Meninggal Dunia
Senin, 23 Maret 2026 -
Antisipasi Lonjakan Arus Balik, Dishub Lampung Siapkan Pelabuhan Panjang Jadi Alternatif
Senin, 23 Maret 2026 -
Program Balik Kerja BPKH 2026, 675 Perantau Lampung Diberangkatkan Gratis
Senin, 23 Maret 2026








