Tak Ada Tanggapan dari DPRD, Massa Kembali Demo di Depan Kantor Gubernur Tolak RUU Omnibus Law
Puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Serikat Pekerja dan Serikat Buruh (SP/SB) Provinsi Lampung, kembali menggelar aksi demo di depan kantor Gubernur Lampung, Kamis (20/2/2020). Foto: Siti Khoiriah
Bandar Lampung - Tak ada tanggapan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Lampung, puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Serikat Pekerja dan Serikat Buruh (SP/SB) Provinsi Lampung, kembali menggelar aksi demo di depan kantor Gubernur Lampung, Kamis (20/2/2020).
Massa menolak Rancangan Undang-undang (RUU) Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja yang dinilai akan merampas dan menghancurkan ruang hidup rakyat. "Pemerintah Lampung dan DPRD seakan menutup mata rapat rapat, tidak membela rakyat sedikit pun," ujar koordinasi lapangan Funky Rulita Sari.
Massa aksi berpendapat pasal-pasal pada RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja tak satupun berpihak kepada buruh. Menurutnya, Pemerintah akan menetapkan kembali strategi yang keliru melalui hukum Omnibus Cipta Lapangan Kerja.
"Maka dari itu, kami mendesak DPRD Lampung untuk membuat kesepakatan bahwa Provinsi Lampung menolak RUU Omnibus Law," tegas wanita tersebut.
Demo hari ini, kata Funky Rulita Sari, untuk menyambut sikap Pemerintah Provinsi Lampung yang dirasa tidak menerima aspirasi dari para buruh.
"Kami demo sudah satu bulan yang lalu, namun sampai sekarang tidak ada reaksi apapun dari dewan yang terhormat, katanya dewan adalah suara rakyat," tegasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Tembak di Tempat Pelaku Begal, Instruksi Kapolda Lampung Dinilai Sejalan dengan Hukum Progresif
Jumat, 15 Mei 2026 -
Muhammad Fari Madyan Alumnus Universitas Teknokrat Indonesia Sukses Bangun Ekosistem Digital Lampung hingga Tembus Perusahaan Internasional
Jumat, 15 Mei 2026 -
Pentas Islami XIX 2026 Universitas Teknokrat Indonesia Perkuat Ukhuwah dan Prestasi Pelajar Muslim Lampung
Jumat, 15 Mei 2026 -
Peduli Lansia, Srikandi PLN UID Lampung Berikan Bantuan Nutrisi hingga Pemeriksaan Kesehatan
Jumat, 15 Mei 2026








