Warga Kedaton Keluhkan Lamanya Pembuatan E-KTP
Warga yang mengantri pembuatan dokumen kependudukan di gedung satu atap, Pemkot Bandar Lampung, Rabu (12/2/2020).Foto:Sri
Bandar
Lampung-Sebagian warga
Bandar Lampung, mengeluhkan layanan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil
(Disdukcapil) yang terkesan lambat saat melayani pembuatan Kartu Tanda Penduduk
Elektronik (E-KTP).
Seperti M. Taufik, warga Babusalam Ampera, kecamatan Kedaton mengeluhkan atas pelayanan yang diberikan pihak Disdukcapil dalam hal pembuatan E-KTP.
Menurut Taufik, dimana seharusnya KTP jadi tanggal 10 namun saat dirinya menyambangi mal pelayanan terpadu satu atap, didapati bahwa KTP miliknya belum di cetak. Penguluran waktu ini membuat Taufik mengungkapkan Kekecewaannya.
"Kalau memang dia belum ada kepastian, jangan ditulis di kepingan belangko tanggal sekian taunya belum jadi. Seharusnya petugasnya ngomong kalau sudah jadi E-KTP nya baru ditelepon. Biar orang jangan bolak-balik kesini," Kata Taufik kepada Kupastuntas.co, Rabu (12/2/2020).
Dikatakan M.Taufik, hal tersebut dirasa sangat menghabiskan waktu. Sebab dirinya merasa harus bolak-balik menanyakan KTP nya di sekretariat Pemkot Bandar Lampung.
"Sudah dateng jauh-jauh, bahkan meninggalkan pekerjaan tetapi hasilnya nihil. Kalau yang masih muda nggak masalah, lah kalau orang yang sudah tua gimana, jika terjadi sesuatu siapa yang bertanggung jawab," ujarnya.
Hal yang
sama diungkapkan warga Kedaton, Isman. Dia mengatakan Jika dirinya sudah
membuat KTP sejak lama. Dan Suket sementara, E-KTP akan jadi tanggal 7 Februari
2020. Namun saat dirinya datang untuk mengambil, pihak Disdukcapil mengaku
E-KTP nya belum jadi.
"Kita udah dapet suket pas tanggal tujuh, udah nunggu lama diruang tunggu di loket pengambilan, taunya disuruh Senin balik lagi. Pas senin balik belum jadi juga sampai hari ini," paparnya.(*)
Berita Lainnya
-
Kejati Lampung Ungkap Keterlibatan Arinal di Kasus Korupsi PT LEB
Sabtu, 11 April 2026 -
Kena OTT, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Punya Harta Rp20,3 Miliar
Sabtu, 11 April 2026 -
KPK OTT Bupati Tulungagung, 16 Orang Diamankan
Sabtu, 11 April 2026 -
RS Urip Sumoharjo Terima Kunjungan Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan RI
Jumat, 10 April 2026








