Tingkatkan Keimanan Warga Binaan, Lapas Kelas II B Way Kanan Gandeng Tiga Lembaga
Untuk meningkatkan kualitas keimanan para warga binaan, Lapas Kelas II B Way Kanan menggandeng tiga lembaga yaitu Kementerian Agama Way Kanan, Pondok Pesanten Miftahul Huda dan Rumah Tahfizh Bina Insan Qurani. Foto: Sandi
Way Kanan-Untuk meningkatkan kualitas keimanan para warga binaan, Lapas Kelas II B Way Kanan menggandeng tiga lembaga yaitu Kementerian Agama Way Kanan, Pondok Pesanten Miftahul Huda dan Rumah Tahfizh Bina Insan Qurani.
"Ketiganya diharapkan dapat mengirimkan tenaga pengajar setiap harinya, dan dapat mengisi materi bagi para santri di pondok pesantren yang kami dirikan sehingga kualitas iman dan taqwa mereka meningkat,” kata Kepala Lapas Way Kanan Way Kanan Syarpani saat acara penandatanganan perjanjian kerjasama dengan tiga lembaga itu di aula Lapas, Selasa (11/2/2020)
Syarpani mengatakan, dengan pembinaan itu, diharapkan nantinya setelah narapidana bebas mampu memberikan contoh yang baik di tengah-tengah masyarakat.
“Untuk tahap awal terdapat 100 santri binaan yang tengah mengikuti kegiatan ini, dan tak ada kriteria khusus bagi mereka yang ingin ikut. Kami fokus kepada napi yang tak tahu sama sekali agama, untuk didorong mengikutinya,” ujarnya.
"Terlebih bagi mereka yang memiliki keinginan berubah secara sungguh-sungguh. Sehingga nanti selepas keluar dari sini mereka bisa menjadi santri-santri dan bisa jadi ustad yang hebat. Paling tidak bisa membina keluarganya," ungkapnya.
Ditempat yang sama, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan, M Isa mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi keberadaan pondok pesantren yang diperuntukkan bagi narapidana.
“Saya sangat kagum dengan program kalapas dengan diadakannya pondok pesantren di dalam lapas ini. Minggu depan kami akan mengirim tenaga pengajar ke lapas, dan kami akan maksimal membantu program didalam lapas demi memberikan bekal rohani bagi para warga binaan pemasyarakatan," imbuhnya. (*)
Berita Lainnya
-
Kebakaran Hanguskan Rumah di Way Kanan, Penghuni Ditemukan Tak Bernyawa
Rabu, 17 Juni 2026 -
Pengunjung Wanita Lapas Way Kanan Selundupkan Narkoba Lewat Alat Kelamin
Kamis, 11 Juni 2026 -
Mobil Pengedar Narkoba di Way Kanan Tabrak Kendaraan Polisi saat Akan Ditangkap
Senin, 08 Juni 2026 -
Satu Keluarga Asal Way Kanan Jadi Korban Tewas Kecelakaan Bus ALS Vs Truk Tangki di Sumsel
Kamis, 07 Mei 2026
"Ketiganya diharapkan dapat mengirimkan tenaga pengajar setiap harinya, dan dapat mengisi materi bagi para santri di pondok pesantren yang kami dirikan sehingga kualitas iman dan taqwa mereka meningkat,” kata Kepala Lapas Way Kanan Way Kanan Syarpani saat acara penandatanganan perjanjian kerjasama dengan tiga lembaga itu di aula Lapas, Selasa (11/2/2020)
Syarpani mengatakan, dengan pembinaan itu, diharapkan nantinya setelah narapidana bebas mampu memberikan contoh yang baik di tengah-tengah masyarakat.
“Untuk tahap awal terdapat 100 santri binaan yang tengah mengikuti kegiatan ini, dan tak ada kriteria khusus bagi mereka yang ingin ikut. Kami fokus kepada napi yang tak tahu sama sekali agama, untuk didorong mengikutinya,” ujarnya.
"Terlebih bagi mereka yang memiliki keinginan berubah secara sungguh-sungguh. Sehingga nanti selepas keluar dari sini mereka bisa menjadi santri-santri dan bisa jadi ustad yang hebat. Paling tidak bisa membina keluarganya," ungkapnya.
Ditempat yang sama, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan, M Isa mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi keberadaan pondok pesantren yang diperuntukkan bagi narapidana.
“Saya sangat kagum dengan program kalapas dengan diadakannya pondok pesantren di dalam lapas ini. Minggu depan kami akan mengirim tenaga pengajar ke lapas, dan kami akan maksimal membantu program didalam lapas demi memberikan bekal rohani bagi para warga binaan pemasyarakatan," imbuhnya. (*)
- Penulis :
- Editor :
Berita Lainnya
-
Rabu, 17 Juni 2026Kebakaran Hanguskan Rumah di Way Kanan, Penghuni Ditemukan Tak Bernyawa
-
Kamis, 11 Juni 2026Pengunjung Wanita Lapas Way Kanan Selundupkan Narkoba Lewat Alat Kelamin
-
Senin, 08 Juni 2026Mobil Pengedar Narkoba di Way Kanan Tabrak Kendaraan Polisi saat Akan Ditangkap
-
Kamis, 07 Mei 2026Satu Keluarga Asal Way Kanan Jadi Korban Tewas Kecelakaan Bus ALS Vs Truk Tangki di Sumsel








