Puluhan Guru Honorer Sambangi Kantor DPRD Tanggamus, Ini Tuntutannya
Perwakilan guru honorer menyerahkan berkas berisi aspirasi ke anggota DPRD Tanggamus, Senin (3/2/2020). Foto: Ist
Tanggamus-Puluhan guru honorer yang tergabung dalam Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer Non Kategori (GTKHNK 35+) yang berusia diatas 35 tahun, mendatangi kantor DPRD Kabupaten Tanggamus, Senin (3/2/2020).
Mereka menyampaikan aspirasi agar bisa segera diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS) tanpa melalui tes. Kedatangan puluhan guru honorer disambut Wakil Ketua DPRD Tanggamus Irwandi Suralaga dan sejumlah anggota Komisi III.
Kordinator GTKHNK 35 plus Kabupaten Tanggamus, Yolantanamal mengatakan, kedatangan guru honorer menuntut agar seluruh anggota GTKHNK 35 plus diangkat menjadi PNS tanpa tes dengan melalui Keppres seperti bidan, PTT dan perangkat desa. Serta meminta diberi gaji sesuai UMR dari APBN.
“Kalau ikut tes PNS, kami semua tidak bisa, karena usia maksimal seleksi PNS berusia 35 tahun. Sehingga kami hanya bisa mohon dan meminta dukungan dewan semoga tuntutan kami berhasil,” ujar Yolantanamal.
Menanggapi aspirasi guru honorer itu, anggota Komisi III DPRD Tanggamus Hilman Wisnu mendukung penuh aspirasi tersebut. "Kami, DPRD Kabupaten Tanggamus mendukung seluruh guru honorer diatas 35 tahun untuk direkomendasikan diangkat menjadi PNS tanpa tes," tegas Hilman.
Dikatakannya, minimnya tujangan yang didapat para guru honorer selama ini tidak sebanding dengan tugas dan tanggung jawab yang diemban.
“Kita sangat prihatin, dan kami semua sepakat untuk para guru honorer se-Kabupaten Tanggamus yang umurnya di atas 35 tahun diangkat menjadi PNS," ujar Hilman. (*)
Berita Lainnya
-
Jemaah Haji Asal Gisting Tanggamus Wafat di Makkah
Rabu, 03 Juni 2026 -
Polisi Tangkap 5 Pemburu Rusa Dilindungi di Tanggamus
Kamis, 28 Mei 2026 -
Terseret Arus di Pantai Teba Tanggamus, Seorang Pelajar Ditemukan Tak Bernyawa
Rabu, 20 Mei 2026 -
Pemkab Tanggamus Ajukan Utang Rp65 Miliar Demi Buka Akses Pesisir Selatan
Selasa, 19 Mei 2026
Mereka menyampaikan aspirasi agar bisa segera diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS) tanpa melalui tes. Kedatangan puluhan guru honorer disambut Wakil Ketua DPRD Tanggamus Irwandi Suralaga dan sejumlah anggota Komisi III.
Kordinator GTKHNK 35 plus Kabupaten Tanggamus, Yolantanamal mengatakan, kedatangan guru honorer menuntut agar seluruh anggota GTKHNK 35 plus diangkat menjadi PNS tanpa tes dengan melalui Keppres seperti bidan, PTT dan perangkat desa. Serta meminta diberi gaji sesuai UMR dari APBN.
“Kalau ikut tes PNS, kami semua tidak bisa, karena usia maksimal seleksi PNS berusia 35 tahun. Sehingga kami hanya bisa mohon dan meminta dukungan dewan semoga tuntutan kami berhasil,” ujar Yolantanamal.
Menanggapi aspirasi guru honorer itu, anggota Komisi III DPRD Tanggamus Hilman Wisnu mendukung penuh aspirasi tersebut. "Kami, DPRD Kabupaten Tanggamus mendukung seluruh guru honorer diatas 35 tahun untuk direkomendasikan diangkat menjadi PNS tanpa tes," tegas Hilman.
Dikatakannya, minimnya tujangan yang didapat para guru honorer selama ini tidak sebanding dengan tugas dan tanggung jawab yang diemban.
“Kita sangat prihatin, dan kami semua sepakat untuk para guru honorer se-Kabupaten Tanggamus yang umurnya di atas 35 tahun diangkat menjadi PNS," ujar Hilman. (*)
- Penulis : Sayuti
- Editor :
Berita Lainnya
-
Rabu, 03 Juni 2026Jemaah Haji Asal Gisting Tanggamus Wafat di Makkah
-
Kamis, 28 Mei 2026Polisi Tangkap 5 Pemburu Rusa Dilindungi di Tanggamus
-
Rabu, 20 Mei 2026Terseret Arus di Pantai Teba Tanggamus, Seorang Pelajar Ditemukan Tak Bernyawa
-
Selasa, 19 Mei 2026Pemkab Tanggamus Ajukan Utang Rp65 Miliar Demi Buka Akses Pesisir Selatan








