Asik! 19 Desa Tertinggal akan Diguyur Dana Sebesar 250 Juta
Plt Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Lampung Sifa Aini saat memberi keterangan, Senin (3/2/2020). Foto: Ria
Bandar Lampung-Provinsi Lampung memiliki 2.435 desa yang tersebar di 15 kabupaten/kota. Dari jumlah tersebut, berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM) masih terdapat 19 desa masuk dalam kategori sangat tertinggal.
Untuk membantu desa sangat tertinggal itu, Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) akan menggelontorkan dana bantuan sebesar Rp250 juta untuk masing-masing desa.
"Bantuannya berupa pembangunan sarana dan prasana yang dibutuhkan oleh desa tersebut," jelas Plt Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Lampung Sifa Aini, Senin (3/2/2020).
Sifa menerangkan, pada bulan Maret mendatang sudah mulai dilakukan lokakarya, dan elaksanaan pembangunan sudah bisa dilakukan pada bulan Juni.
"Ini termasuk dalam rangka melaksanakan program Desa Berjaya," jelasnya. Sifa berharap, semua stakeholder saling berkordinasi dengan baik termasuk pemerintah kabupaten dan kota harus bersinergi, mulai dari perencanaan yang harus mendetail, pelaksanaan di lapangan hingga evaluasi program yang telah dilaksanakan.
"Harapannya, setiap OPD bisa memperhatikan pengembangan kawasan pedesaan dan melakukan inovasi-inovasi yang dibutuhkan," ujarnya. (*)
Berita Lainnya
-
Sholat Idul Fitri Pertama di Masjid Agung Al Hijrah Kota Baru Lampung Jadi Sejarah
Sabtu, 21 Maret 2026 -
5.072 Napi Lampung Terima Remisi Lebaran, 52 Bebas
Sabtu, 21 Maret 2026 -
Tradisi Lebaran Empat Kampung di Ranau: Dari Takbiran Hingga Salat Id Bersama
Sabtu, 21 Maret 2026 -
Lintas Organisasi Turut Amankan Sholat Id di Bandar Lampung, Dirbinmas: Wujud Nyata Toleransi
Jumat, 20 Maret 2026
Untuk membantu desa sangat tertinggal itu, Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) akan menggelontorkan dana bantuan sebesar Rp250 juta untuk masing-masing desa.
"Bantuannya berupa pembangunan sarana dan prasana yang dibutuhkan oleh desa tersebut," jelas Plt Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Lampung Sifa Aini, Senin (3/2/2020).
Sifa menerangkan, pada bulan Maret mendatang sudah mulai dilakukan lokakarya, dan elaksanaan pembangunan sudah bisa dilakukan pada bulan Juni.
"Ini termasuk dalam rangka melaksanakan program Desa Berjaya," jelasnya. Sifa berharap, semua stakeholder saling berkordinasi dengan baik termasuk pemerintah kabupaten dan kota harus bersinergi, mulai dari perencanaan yang harus mendetail, pelaksanaan di lapangan hingga evaluasi program yang telah dilaksanakan.
"Harapannya, setiap OPD bisa memperhatikan pengembangan kawasan pedesaan dan melakukan inovasi-inovasi yang dibutuhkan," ujarnya. (*)
- Penulis : Siti Khoiriah
- Editor :
Berita Lainnya
-
Sabtu, 21 Maret 2026Sholat Idul Fitri Pertama di Masjid Agung Al Hijrah Kota Baru Lampung Jadi Sejarah
-
Sabtu, 21 Maret 20265.072 Napi Lampung Terima Remisi Lebaran, 52 Bebas
-
Sabtu, 21 Maret 2026Tradisi Lebaran Empat Kampung di Ranau: Dari Takbiran Hingga Salat Id Bersama
-
Jumat, 20 Maret 2026Lintas Organisasi Turut Amankan Sholat Id di Bandar Lampung, Dirbinmas: Wujud Nyata Toleransi








