Warga Keluhkan Pembangunan Drainase di Desa Brajagemilang
Inilah bangunan drainase di Desa Graha Gemilang yang dikeluhkan warga setempat. Foto: Agus
Lampung Timur-Pembangunan Drainase yang bersumber dari Dana Desa (DD) di Desa Brajagemilang, Kecamatan Brajaselebah, Lampung Timur dikeluhkan warga setempat.
Pasalnya, Drainase yang dibangun sepanjang 1000 meter itu tidak dilakukan sampai tuntas. Karena drainase tidak melewati salah satu rumah warga setempat.
"Ini ada apa, kok depan rumah saya tidak dibangun drainase. Sementara kiri dan kanan rumah saya dibangun," kata Sumardi, Minggu (2/2/2020).
Menurut Sumardi, ia menduga itu dilakukan ada unsur kesengajaan karena faktor politik di desa setempat. “Saya kan termasuk calon kades kalah, jadi sengaja ditinggalkan terkait pembangunan ini" kata dia.
Sementara itu, Kepala Desa Brajagemilang, Lasito saat dikonfirmasi melemparkan persoalan tersebut kepada sekdesnya. Begitu juga Sekdes Desa Brajagemilang, Agus Wahyono saat dikonfirmasi melemparkan kepada TPK desa setempat.
TPK Desa Brajagemipang, Putu menjelaskan drainase tidak sampai depan rumah Sumardi karena tidak ada yang mau mengerjakan. "Semua pekerja tidak mau membangun drainase di depan rumah Sumardi," kata Putu. (*)Berita Lainnya
-
Satu Korban KM Arof Tenggelam di Lampung Timur Ditemukan Meninggal Dunia
Rabu, 17 Juni 2026 -
Belum Sehari Dilaporkan, Polisi Ringkus Dua Pelaku Curanmor di Lampung Timur
Sabtu, 13 Juni 2026 -
Gudang Kasur dan Mebel di Lampung Timur Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai 1,5 miliar
Jumat, 12 Juni 2026 -
Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Lampung Timur, Tampung 270 Siswa SD-SMP-SMA
Jumat, 12 Juni 2026
Lampung Timur-Pembangunan Drainase yang bersumber dari Dana Desa (DD) di Desa Brajagemilang, Kecamatan Brajaselebah, Lampung Timur dikeluhkan warga setempat.
Pasalnya, Drainase yang dibangun sepanjang 1000 meter itu tidak dilakukan sampai tuntas. Karena drainase tidak melewati salah satu rumah warga setempat.
"Ini ada apa, kok depan rumah saya tidak dibangun drainase. Sementara kiri dan kanan rumah saya dibangun," kata Sumardi, Minggu (2/2/2020).
Menurut Sumardi, ia menduga itu dilakukan ada unsur kesengajaan karena faktor politik di desa setempat. “Saya kan termasuk calon kades kalah, jadi sengaja ditinggalkan terkait pembangunan ini" kata dia.
Sementara itu, Kepala Desa Brajagemilang, Lasito saat dikonfirmasi melemparkan persoalan tersebut kepada sekdesnya. Begitu juga Sekdes Desa Brajagemilang, Agus Wahyono saat dikonfirmasi melemparkan kepada TPK desa setempat.
TPK Desa Brajagemipang, Putu menjelaskan drainase tidak sampai depan rumah Sumardi karena tidak ada yang mau mengerjakan. "Semua pekerja tidak mau membangun drainase di depan rumah Sumardi," kata Putu. (*)- Penulis :
- Editor :
Berita Lainnya
-
Rabu, 17 Juni 2026Satu Korban KM Arof Tenggelam di Lampung Timur Ditemukan Meninggal Dunia
-
Sabtu, 13 Juni 2026Belum Sehari Dilaporkan, Polisi Ringkus Dua Pelaku Curanmor di Lampung Timur
-
Jumat, 12 Juni 2026Gudang Kasur dan Mebel di Lampung Timur Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai 1,5 miliar
-
Jumat, 12 Juni 2026Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Lampung Timur, Tampung 270 Siswa SD-SMP-SMA








