Pinjam Pakai Sepatu Pantofel Warnai Pelaksana Tes CPNS Pringsewu
Peserta CPNS Pringsewu usai selesai tes melihat nilai di papan pengumuman,di SMA Yadika, Minggu (02/02/2020).Foto:Manalu
Pringsewu-Ada pemandangan menarik terlihat di sela pelaksanaan tes SKD CPNS 2020 di Kabupaten Pringsewu.
Tes SKD CPNS digelar di SMA Yadika, Kecamatan Pagelaran, Pringsewu, Minggu (02/02/2020).Menariknya, ada sejumlah peserta yang terpaksa meminjam sepatu milik peserta lainnya.
Bahkan, ada pula yang membeli sepatu baru. Pasalnya, mereka tidak mengenakan sepatu pantofel seperti yang disyaratkan oleh panitia CPNS. Peserta yang tidak mengenakan sepatu pantofel harus rela tidak diperbolehkan masuk ke ruangan tes CPNS.
Sebagaimana yang dialami Rahmat (34), warga Metro ini harus mencari pinjaman sepatu kepada rekannya.
Rahmat mengaku tahu persyaratan peserta harus mengenakan sepatu pantofel.
Tapi, dia tidak terlalu mengindahkannya dan memilih mengenakan sepatu kets warna hitam.
"Sebenarnya sudah ada pengumuman. Tapi dasar kita saja. Pikirnya asal hitam," ungkap Rahmat.
Dia bersyukur bisa mendapatkan pinjama sepatu pantofel. "Alhamdulillah ada yang mau meminjami," ucapnya.
Diketaui, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pringsewu menyebutkan 112 peserta CPNS dinyatakan gugur karena tidak hadir mengikuti tes SKD.
Kepala BKPSDM Pringsewu, M.Dawam Raharjo menyebutkan dari jumlah tersebut, puluhan diantaranya tidak ikut ujian karena datangnya terlambat dan sisanya karena memang tidak hadir.
Berdasarkan absensi panitia, pada sesi dua ada 20 peserta tidak hadir, sesi tiga 30 peserta, sesi empat 32 peserta dan sesi lima 30 peserta.
"Hari ini tes SKD empat sesi dan untuk besok akan dilaksanakan lima sesi," kata M.Dawam.
Kepala Kantor Regional 5 BKN Jakarta, Bajoe Loedi H, mengungkapkan pelaksanaan tes berjalan dengan baik.
Dia mengakui ruangan pelaksanaan tes juga baik. "Yang penting dalam mobilisasi peserta tidak ada penumpukan dari peserta sesi satu dengan peserta sesi berikutnya," ujarnya.(*)
(*)
Berita Lainnya
-
Tahanan Menikah di Rutan Polres Pringsewu
Jumat, 12 Juni 2026 -
Tak Terima Ditagih Utang, Kakak Beradik di Pringsewu Keroyok Seorang Pria
Jumat, 12 Juni 2026 -
Kepergok Maling Motor, Residivis Asal Bandar Lampung Babak Belur Diamuk Massa di Pringsewu
Sabtu, 06 Juni 2026 -
Bawa Sabu 51 Gram Melintas di Sukoharjo Pringsewu, Dua Warga Bandar Lampung Dibekuk Polisi
Selasa, 02 Juni 2026
Tes SKD CPNS digelar di SMA Yadika, Kecamatan Pagelaran, Pringsewu, Minggu (02/02/2020).Menariknya, ada sejumlah peserta yang terpaksa meminjam sepatu milik peserta lainnya.
Bahkan, ada pula yang membeli sepatu baru. Pasalnya, mereka tidak mengenakan sepatu pantofel seperti yang disyaratkan oleh panitia CPNS. Peserta yang tidak mengenakan sepatu pantofel harus rela tidak diperbolehkan masuk ke ruangan tes CPNS.
Sebagaimana yang dialami Rahmat (34), warga Metro ini harus mencari pinjaman sepatu kepada rekannya.
Rahmat mengaku tahu persyaratan peserta harus mengenakan sepatu pantofel.
Tapi, dia tidak terlalu mengindahkannya dan memilih mengenakan sepatu kets warna hitam.
"Sebenarnya sudah ada pengumuman. Tapi dasar kita saja. Pikirnya asal hitam," ungkap Rahmat.
Dia bersyukur bisa mendapatkan pinjama sepatu pantofel. "Alhamdulillah ada yang mau meminjami," ucapnya.
Diketaui, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pringsewu menyebutkan 112 peserta CPNS dinyatakan gugur karena tidak hadir mengikuti tes SKD.
Kepala BKPSDM Pringsewu, M.Dawam Raharjo menyebutkan dari jumlah tersebut, puluhan diantaranya tidak ikut ujian karena datangnya terlambat dan sisanya karena memang tidak hadir.
Berdasarkan absensi panitia, pada sesi dua ada 20 peserta tidak hadir, sesi tiga 30 peserta, sesi empat 32 peserta dan sesi lima 30 peserta.
"Hari ini tes SKD empat sesi dan untuk besok akan dilaksanakan lima sesi," kata M.Dawam.
Kepala Kantor Regional 5 BKN Jakarta, Bajoe Loedi H, mengungkapkan pelaksanaan tes berjalan dengan baik.
Dia mengakui ruangan pelaksanaan tes juga baik. "Yang penting dalam mobilisasi peserta tidak ada penumpukan dari peserta sesi satu dengan peserta sesi berikutnya," ujarnya.(*)
(*)
- Penulis : Manalu
- Editor :
Berita Lainnya
-
Jumat, 12 Juni 2026Tahanan Menikah di Rutan Polres Pringsewu
-
Jumat, 12 Juni 2026Tak Terima Ditagih Utang, Kakak Beradik di Pringsewu Keroyok Seorang Pria
-
Sabtu, 06 Juni 2026Kepergok Maling Motor, Residivis Asal Bandar Lampung Babak Belur Diamuk Massa di Pringsewu
-
Selasa, 02 Juni 2026Bawa Sabu 51 Gram Melintas di Sukoharjo Pringsewu, Dua Warga Bandar Lampung Dibekuk Polisi








