• Jumat, 15 Mei 2026

Pedagang Pasar Smep Tunggu Pembagian Lapak

Minggu, 02 Februari 2020 - 16.22 WIB
208

Pasar Smep Bandar Lampung. Foto: Ist

Bandar Lampung-Himpunan Pedagang Pasar Smep (HPPS) mengapresiasi upaya Pemerintah Kota (Pemkot) yang merenovasi pembangunan pasar Smep. Namun, HPPS  mempertanyakan, apakah bangunan pasar ini dapat menampung semua lapak khusunya untuk pedagang lama.

Ketua HPPS, Sarbini mengatakan, kekhawatiran pedagang ini kareena Pemkot sampai saat ini belum melakukan sosialisasi terkait pembagian lapak kepada pedagang lama.

"Kami hanya diberi tahu oleh Kepala Dinas Perdagangan waktu itu, bahwa pembangunan Pasar Smep ini akan bergulir, kemudian Pemkot hanya menjamin bahwa gedung itu bisa menampung semua eks pedagang Pasar Smep," kata Sarbini, Minggu (2/2/2020).

"Sampai saat ini UPT belum mendata kami sebagai pedagang yang akan berjualan di sana. Khawatirnya nanti gedung itu tidak mampu menampung para pedagang, yang ada malah nanti pedagang-pedagang baru," kata dia.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Gedung Dinas PU Bandar Lampung, Supardi menjelaskan, spesifikasi pembangunan gedung Pasar Smep dinilai mampu menampung seluruh pedagang.

"Kalau saya rasa akan mampu menampung semua para eks pedagang pasar smep, jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan," imbuhnya.

Berdasarkan draf perencanaan, dalam pembangunan gedung Pasar Smep nantinya akan terdapat 400 lapak berdagang.

"Kalau jumlah detailnya untuk hamparan dan kios saya kurang paham, tapi didalan draf perencanaan terdapat 400 lapak berdagang, itu jumlah keseluruhan," terang dia. (*)

Editor :
Bandar Lampung-Himpunan Pedagang Pasar Smep (HPPS) mengapresiasi upaya Pemerintah Kota (Pemkot) yang merenovasi pembangunan pasar Smep. Namun, HPPS  mempertanyakan, apakah bangunan pasar ini dapat menampung semua lapak khusunya untuk pedagang lama.

Ketua HPPS, Sarbini mengatakan, kekhawatiran pedagang ini kareena Pemkot sampai saat ini belum melakukan sosialisasi terkait pembagian lapak kepada pedagang lama.

"Kami hanya diberi tahu oleh Kepala Dinas Perdagangan waktu itu, bahwa pembangunan Pasar Smep ini akan bergulir, kemudian Pemkot hanya menjamin bahwa gedung itu bisa menampung semua eks pedagang Pasar Smep," kata Sarbini, Minggu (2/2/2020).

"Sampai saat ini UPT belum mendata kami sebagai pedagang yang akan berjualan di sana. Khawatirnya nanti gedung itu tidak mampu menampung para pedagang, yang ada malah nanti pedagang-pedagang baru," kata dia.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Gedung Dinas PU Bandar Lampung, Supardi menjelaskan, spesifikasi pembangunan gedung Pasar Smep dinilai mampu menampung seluruh pedagang.

"Kalau saya rasa akan mampu menampung semua para eks pedagang pasar smep, jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan," imbuhnya.

Berdasarkan draf perencanaan, dalam pembangunan gedung Pasar Smep nantinya akan terdapat 400 lapak berdagang.

"Kalau jumlah detailnya untuk hamparan dan kios saya kurang paham, tapi didalan draf perencanaan terdapat 400 lapak berdagang, itu jumlah keseluruhan," terang dia. (*)

Berita Lainnya

-->