Pedagang Pasar Smep Tunggu Pembagian Lapak
Pasar Smep Bandar Lampung. Foto: Ist
Bandar Lampung-Himpunan Pedagang Pasar Smep (HPPS) mengapresiasi upaya Pemerintah Kota (Pemkot) yang merenovasi pembangunan pasar Smep. Namun, HPPS mempertanyakan, apakah bangunan pasar ini dapat menampung semua lapak khusunya untuk pedagang lama.
Ketua HPPS, Sarbini mengatakan, kekhawatiran pedagang ini kareena Pemkot sampai saat ini belum melakukan sosialisasi terkait pembagian lapak kepada pedagang lama.
"Kami hanya diberi tahu oleh Kepala Dinas Perdagangan waktu itu, bahwa pembangunan Pasar Smep ini akan bergulir, kemudian Pemkot hanya menjamin bahwa gedung itu bisa menampung semua eks pedagang Pasar Smep," kata Sarbini, Minggu (2/2/2020).
"Sampai saat ini UPT belum mendata kami sebagai pedagang yang akan berjualan di sana. Khawatirnya nanti gedung itu tidak mampu menampung para pedagang, yang ada malah nanti pedagang-pedagang baru," kata dia.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Gedung Dinas PU Bandar Lampung, Supardi menjelaskan, spesifikasi pembangunan gedung Pasar Smep dinilai mampu menampung seluruh pedagang.
"Kalau saya rasa akan mampu menampung semua para eks pedagang pasar smep, jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan," imbuhnya.
Berdasarkan draf perencanaan, dalam pembangunan gedung Pasar Smep nantinya akan terdapat 400 lapak berdagang.
"Kalau jumlah detailnya untuk hamparan dan kios saya kurang paham, tapi didalan draf perencanaan terdapat 400 lapak berdagang, itu jumlah keseluruhan," terang dia. (*)
Berita Lainnya
-
Realisasi KUR di Lampung Hingga Mei 2026 Capai Rp 3,59 Triliun, Pertanian Serap Paling Banyak
Jumat, 15 Mei 2026 -
PTPN I (Persero) Targetkan Ekspor Tembakau ke Rusia-China di 2026
Jumat, 15 Mei 2026 -
Ribuan Pelanggan PLN Lampung Manfaatkan Diskon Tambah Daya 50 Persen, Aktivitas di Rumah Makin Nyaman dan Lancar
Kamis, 14 Mei 2026 -
Mahasiswa Terbaik Teknik Elektro Universitas Teknokrat Indonesia Terapkan PLTS untuk Pertanian Hidroponik Berkelanjutan di Lampung
Kamis, 14 Mei 2026
Ketua HPPS, Sarbini mengatakan, kekhawatiran pedagang ini kareena Pemkot sampai saat ini belum melakukan sosialisasi terkait pembagian lapak kepada pedagang lama.
"Kami hanya diberi tahu oleh Kepala Dinas Perdagangan waktu itu, bahwa pembangunan Pasar Smep ini akan bergulir, kemudian Pemkot hanya menjamin bahwa gedung itu bisa menampung semua eks pedagang Pasar Smep," kata Sarbini, Minggu (2/2/2020).
"Sampai saat ini UPT belum mendata kami sebagai pedagang yang akan berjualan di sana. Khawatirnya nanti gedung itu tidak mampu menampung para pedagang, yang ada malah nanti pedagang-pedagang baru," kata dia.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Gedung Dinas PU Bandar Lampung, Supardi menjelaskan, spesifikasi pembangunan gedung Pasar Smep dinilai mampu menampung seluruh pedagang.
"Kalau saya rasa akan mampu menampung semua para eks pedagang pasar smep, jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan," imbuhnya.
Berdasarkan draf perencanaan, dalam pembangunan gedung Pasar Smep nantinya akan terdapat 400 lapak berdagang.
"Kalau jumlah detailnya untuk hamparan dan kios saya kurang paham, tapi didalan draf perencanaan terdapat 400 lapak berdagang, itu jumlah keseluruhan," terang dia. (*)
- Penulis :
- Editor :
Berita Lainnya
-
Jumat, 15 Mei 2026Realisasi KUR di Lampung Hingga Mei 2026 Capai Rp 3,59 Triliun, Pertanian Serap Paling Banyak
-
Jumat, 15 Mei 2026PTPN I (Persero) Targetkan Ekspor Tembakau ke Rusia-China di 2026
-
Kamis, 14 Mei 2026Ribuan Pelanggan PLN Lampung Manfaatkan Diskon Tambah Daya 50 Persen, Aktivitas di Rumah Makin Nyaman dan Lancar
-
Kamis, 14 Mei 2026Mahasiswa Terbaik Teknik Elektro Universitas Teknokrat Indonesia Terapkan PLTS untuk Pertanian Hidroponik Berkelanjutan di Lampung








