• Jumat, 15 Mei 2026

Cuaca Ekstrim, Nelayan Gudang Lelang Takut Melaut

Minggu, 02 Februari 2020 - 22.44 WIB
308

Kapal para nelayan bersandar. Foto: Ist.

Bandar Lampung - Cuaca ekstrim yang terjadi beberapa waktu terakhir ini, membuat para nelayan yang berada di gudang lelang, Teluk Betung Selatan memutuskan untuk tidak melaut. 

 

Robin, salah satu nelayan di gudang lelang mengaku dirinya sudah tidak melaut selama dua pekan terakhir dikarenakan cuaca yang buruk ditambah musim terang bulan. 

 

"Sudah hampir 12 hari tidak melaut karena memang lagi terang bulan dan juga angin sedang kencang. Karena kalau terang bulan gini tangkapan nelayan pasti berkurang," ungkapnya, Minggu (2/2/2020).

 

Robin juga mengatakan, apabila dipaksakan melaut hasil tangkapannya tidak sebanding dengan pengeluaran saat mencari ikan. Biasanya bila cuaca normal para nelayan mencari ikan di lautan hanya lima hari dan sudah banyak mendapatkan hasil.

 

"Namun bila kondisi seperti saat ini bila berangkat ke laut mencari ikan itu paling sebentarnya sekitar 15-20 hari itu pun hasil tangkapan tidak maksimal," jelasnya.

 

Tentu, dengan tidak melautnya para nelayan mengakibatkan pasokan ikan yang dijual oleh pedagang tentu berkurang. Hal ini dirasakan oleh salah satu pedagang ikan di gudang leleng seperti Yadi. 

 

"Iya karena tidak ada yang melaut pasokan ikan jadi kurang. Kalau harga sih masih standar. Hanya saja pasokannya saja yang berkurang," ujarnya. 

 

Untuk harga, lanjut Yadi, saat ini harga jual ikan Kakap misalnya, dirinya menjual seharga Rp50 ribu hingga Rp70 ribu rupiah per kilonya.

 

"Kalau ikan tongkol Rp 35 ribu per kilogram, ikan layang Rp25 ribu per kilogram, ikan kembung berkisar Rp30 ribu per kilogram dan ikan selar sekitar Rp35 ribu per kilogram," ujarnya. (*) 

 

Editor :