Wakil Walikota Warning Perangkat Kelurahan Tentang Penggunaan Anggaran
Wakil Walikota Metro, Djohan menghadiri Musrenbang di Kelurahan Mulyojati, Senin (21/1). Foto:Johan
Metro-Wakil Walikota Metro, Djohan kembali mengingatkan kepada semua perangkat Kelurahan penerima bantuan dari pemerintah pusat agar tidak main- main dalam penggunaan anggaran. Mereka diminta harus mematuhi aturan yang merujuk mekanisme di pemerintah pusat.
Hal tersebut disampaikan Djohan usai menghadiri Musrenbang di Kelurahan Mulyojati, Senin (21/1).
Ia mengatakan, bahwa pemegang kebijakan tak boleh takut menggunakan anggaran namun harus sesuai ketentuan yang berlaku.
"Saya meminta usulan masyarakat tak hanya terkait pembangunan fisik namun juga memperhatikan kepentingan sosial dan ekonomi," kata dia usai menghadiri Musrenbang di Kelurahan Mulyojati, Senin (21/1).
Ia juga mengatakan, kucuran dana pemerintah pusat harus transparan dan dimaksimalkan untuk kepentingan masyarakat.
"Dan saya meminta tidak boleh ada penyimpangan alokasi bantuan pemerintah pusat pembangunan harus mematuhi rambu-rambu yang merujuk mekanisme yang ditetapkan pemerintah pusat,"pesan Djohan.
Ia menegaskan, pemegang kebijakan tak boleh takut menggunakan anggaran namun harus terbuka dan secara rinci dalam semua jenis penyusukan maupun realisasi kegiatan pembangunan.(*)
Berita Lainnya
-
Dugaan Bullying Siswa di Metro Viral, SMAN 4 Bantah Lakukan Pembiaran
Selasa, 19 Mei 2026 -
Kisruh GMNI Metro Memanas, DPK Unila Kampus B Bantah Hadiri Konfercablub
Selasa, 19 Mei 2026 -
Penerimaan PBB-P2 Metro Baru 12,9 Persen, Wakil Wali Kota Sebut Alarm Fiskal Daerah
Selasa, 19 Mei 2026 -
GMNI Versi Konfercablub Klaim Menang Mutlak, Tegaskan Forum Sah Secara Organisasi
Senin, 18 Mei 2026
Hal tersebut disampaikan Djohan usai menghadiri Musrenbang di Kelurahan Mulyojati, Senin (21/1).
Ia mengatakan, bahwa pemegang kebijakan tak boleh takut menggunakan anggaran namun harus sesuai ketentuan yang berlaku.
"Saya meminta usulan masyarakat tak hanya terkait pembangunan fisik namun juga memperhatikan kepentingan sosial dan ekonomi," kata dia usai menghadiri Musrenbang di Kelurahan Mulyojati, Senin (21/1).
Ia juga mengatakan, kucuran dana pemerintah pusat harus transparan dan dimaksimalkan untuk kepentingan masyarakat.
"Dan saya meminta tidak boleh ada penyimpangan alokasi bantuan pemerintah pusat pembangunan harus mematuhi rambu-rambu yang merujuk mekanisme yang ditetapkan pemerintah pusat,"pesan Djohan.
Ia menegaskan, pemegang kebijakan tak boleh takut menggunakan anggaran namun harus terbuka dan secara rinci dalam semua jenis penyusukan maupun realisasi kegiatan pembangunan.(*)
- Penulis : Johansyah
- Editor :
Berita Lainnya
-
Selasa, 19 Mei 2026Dugaan Bullying Siswa di Metro Viral, SMAN 4 Bantah Lakukan Pembiaran
-
Selasa, 19 Mei 2026Kisruh GMNI Metro Memanas, DPK Unila Kampus B Bantah Hadiri Konfercablub
-
Selasa, 19 Mei 2026Penerimaan PBB-P2 Metro Baru 12,9 Persen, Wakil Wali Kota Sebut Alarm Fiskal Daerah
-
Senin, 18 Mei 2026GMNI Versi Konfercablub Klaim Menang Mutlak, Tegaskan Forum Sah Secara Organisasi








