DPRD Tunggu Surat Pengaduan Nasabah BMT Baskara
Kantor BMT Baskara. Foto: Agus
Lampung Timur-Wakil ketua DPRD Lampung Timur (Lamtim) Akmal Fathoni mengaku masih menunggu surat pengaduan dari nasabah BMT Baskara, untuk membantu nasabah mengambil uang tabungannya.
“Jika nasabah BMT Baskara sudah mengirim surat keluhan terkait sulitnya memgambil tabungan, maka kita akan melakukan pemanggilan terhadap pihak BMT Baskara dan Dinas Koperasi," kata Akmal Fathoni, Selasa (14/1/2020).
Ia menegaskan, siap membantu mencarikan solusi nasabah BMT Baskara. “Dengan adanya surat keluhan resmi dari nasabah, akan terlihat berapa nasabah yang kesulitan mengambil uang tabungan di BMT Baskara, dan berapa jumlah uang dari nasabah tersebut,” ujarnya.
"Inti nyasurat tersebut sebagai dasar pemanggilan pihak BMT Baskara dan Dinas Koperasi," terang Politisi PKB ini.
Sementara itu, seorang nasabah BMT Baskara, Nyamiati mengaku sudah bosan mendatangi BMT Baskara untuk meminta uang tabungan miliknya.
"Uang saya masih 48 jutaan, setiap mau saya ambil alasannya suruh menunggu dan sudah 4 bulan menunggu. Asas kekeluargaan selalu menjadi alasan," ungkapnya. (*)
Berita Lainnya
-
Puluhan Tahun Mangkrak, Jembatan Sungai Batanghari Lamtim Akhirnya Masuk Anggaran Pusat
Kamis, 05 Februari 2026 -
Menteri PU Tinjau Jembatan Way Bungur Lampung Timur
Kamis, 05 Februari 2026 -
Bupati Ela Respon Video Viral Pelajar Seberangi Sungai, Usulkan Jembatan Merah Putih
Senin, 02 Februari 2026 -
Winarti Serahkan Bibit Alpukat untuk 24 Kecamatan di Lampung Timur, Wujud Pesan PDI Perjuangan Merawat Bumi
Sabtu, 31 Januari 2026
“Jika nasabah BMT Baskara sudah mengirim surat keluhan terkait sulitnya memgambil tabungan, maka kita akan melakukan pemanggilan terhadap pihak BMT Baskara dan Dinas Koperasi," kata Akmal Fathoni, Selasa (14/1/2020).
Ia menegaskan, siap membantu mencarikan solusi nasabah BMT Baskara. “Dengan adanya surat keluhan resmi dari nasabah, akan terlihat berapa nasabah yang kesulitan mengambil uang tabungan di BMT Baskara, dan berapa jumlah uang dari nasabah tersebut,” ujarnya.
"Inti nyasurat tersebut sebagai dasar pemanggilan pihak BMT Baskara dan Dinas Koperasi," terang Politisi PKB ini.
Sementara itu, seorang nasabah BMT Baskara, Nyamiati mengaku sudah bosan mendatangi BMT Baskara untuk meminta uang tabungan miliknya.
"Uang saya masih 48 jutaan, setiap mau saya ambil alasannya suruh menunggu dan sudah 4 bulan menunggu. Asas kekeluargaan selalu menjadi alasan," ungkapnya. (*)
- Penulis :
- Editor :
Berita Lainnya
-
Kamis, 05 Februari 2026Puluhan Tahun Mangkrak, Jembatan Sungai Batanghari Lamtim Akhirnya Masuk Anggaran Pusat
-
Kamis, 05 Februari 2026Menteri PU Tinjau Jembatan Way Bungur Lampung Timur
-
Senin, 02 Februari 2026Bupati Ela Respon Video Viral Pelajar Seberangi Sungai, Usulkan Jembatan Merah Putih
-
Sabtu, 31 Januari 2026Winarti Serahkan Bibit Alpukat untuk 24 Kecamatan di Lampung Timur, Wujud Pesan PDI Perjuangan Merawat Bumi









