Cegah Banjir, DPRD Imbau Dinas PU Lakukan Normalisasi Sungai
Wakil Ketua DPRD Bandar Lampung, Aderly Imelia Sari.Foto: Wanda
Bandar Lampung-Agar banjir kembali tidak terulang di kota Bandar Lampung, DPRD setempat mengimbau kepada Pemerintah Kota (Pemkot) setempat untuk lakukan normalisasi sungai.
Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua I DPRD Kota Bandar Lampung, Aderly Imelia Sari. Ia mendorong Dinas PU dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, untuk melakukan normalisasi sungai. Mengingat saat ini adalah musim penghujan, dimana kota tapis berseri banyak titik-titik rawan banjir.
"Kami mendorong Dinas PU untuk melakukan pengerukan sungai, mengingat banyak sungai yang mengalami pendangkalan, sehingga air meluap dan mengakibatkan kebanjiran," ujar Aderly, Selasa (14/01/2020).
Seperti contoh di sungai way Awi, Kecamatan Kemiling, airnya meluap saat hujan sehingga banyak rumah warga yang kebanjiran. Bukan hanya sungai Way Awi, juga ada sungai di Way Balau, Labuhan Ratu juga mengalami pendangkalan, tidak jarang saat hujan air sungai meluap dan ini dikhawatirkan jadi banjir.
"Kita mencegah, makanya kita minta Dinas PU melakukan pengerukan sungai, bukan tidak mungkin kalau dibiarkan terus-menerus, sungai Way Balau, di Teknokrat itu ada penyempitan, sehingga air sungai tidak langsung mengalir, khawatirnya kedepan terkena banjir bandang," ungkapnya.(*)
Berita Lainnya
-
Puluhan Ribu Peluang Kerja dari SGC untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat
Rabu, 18 Maret 2026 -
Bulog Salurkan Bantuan Pangan kepada 1.260.686 Warga Lampung
Rabu, 18 Maret 2026 -
PLN UID Lampung Imbau Masyarakat Pastikan Keamanan Listrik Rumah Saat Mudik Lebaran 2026
Rabu, 18 Maret 2026 -
Pemprov Lampung Percepat Perbaikan Lampu Jalan Demi Keamanan Pemudik Lebaran
Rabu, 18 Maret 2026
Bandar Lampung-Agar banjir kembali tidak terulang di kota Bandar Lampung, DPRD setempat mengimbau kepada Pemerintah Kota (Pemkot) setempat untuk lakukan normalisasi sungai.
Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua I DPRD Kota Bandar Lampung, Aderly Imelia Sari. Ia mendorong Dinas PU dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, untuk melakukan normalisasi sungai. Mengingat saat ini adalah musim penghujan, dimana kota tapis berseri banyak titik-titik rawan banjir.
"Kami mendorong Dinas PU untuk melakukan pengerukan sungai, mengingat banyak sungai yang mengalami pendangkalan, sehingga air meluap dan mengakibatkan kebanjiran," ujar Aderly, Selasa (14/01/2020).
Seperti contoh di sungai way Awi, Kecamatan Kemiling, airnya meluap saat hujan sehingga banyak rumah warga yang kebanjiran. Bukan hanya sungai Way Awi, juga ada sungai di Way Balau, Labuhan Ratu juga mengalami pendangkalan, tidak jarang saat hujan air sungai meluap dan ini dikhawatirkan jadi banjir.
"Kita mencegah, makanya kita minta Dinas PU melakukan pengerukan sungai, bukan tidak mungkin kalau dibiarkan terus-menerus, sungai Way Balau, di Teknokrat itu ada penyempitan, sehingga air sungai tidak langsung mengalir, khawatirnya kedepan terkena banjir bandang," ungkapnya.(*)
- Penulis :
- Editor :
Berita Lainnya
-
Rabu, 18 Maret 2026Puluhan Ribu Peluang Kerja dari SGC untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat
-
Rabu, 18 Maret 2026Bulog Salurkan Bantuan Pangan kepada 1.260.686 Warga Lampung
-
Rabu, 18 Maret 2026PLN UID Lampung Imbau Masyarakat Pastikan Keamanan Listrik Rumah Saat Mudik Lebaran 2026
-
Rabu, 18 Maret 2026Pemprov Lampung Percepat Perbaikan Lampu Jalan Demi Keamanan Pemudik Lebaran








