Kecelakaan Beruntun di Jalan Sultan Agung Diselesaikan Kekeluargaan
Kecelakaan beruntun di Flyover Jalan Sultan Agung-Ryacudu tepatnya di dekat Transmart Tanjung Karang pada Jumat (10/1/2020) pukul 14.00 WIB, diselesaikan secara kekeluargaan. Foto: Sri
Bandar Lampung-Kecelakaan beruntun di Flyover Jalan Sultan Agung-Ryacudu tepatnya di dekat Transmart Tanjung Karang pada Jumat (10/1/2020) pukul 14.00 WIB, diselesaikan secara kekeluargaan.
Kanit Lakalantas Polresta Bandar Lampung, Ipda Jahtera mengungkapkan, kecelakaan tersebut tidak sampai dilaporkan ke ke kepolisian dan hanya diselesaikan secara kekeluargaan.
"Itu diselesaikan secara kekeluargaan, tidak sampai dibawa ke kantor polisi," jelasnya Jahtera saat dihubungi lewat ponselnya.
Menurutnya, para korban kecelakaan bermusyawarah di lokasi kejadian, dan hasilnya kasusnya tidak dilimpahkan ke polisi. "Kita hanya menerangkan kepada mereka, Namun kita juga terbuka jika ingin melapor," tuturnya.
Diberitakan sebelumnya, kecelakaan beruntun itu melibatkan tiga motor yaitu Honda Beat Putih dengan nomor polisi BE 5432 BX, Honda Beat Merah BE 2241 AJ dan motor Kaisar tak memiliki plat nomor. Akibat kecelakaan tersebut, tiga orang dilarikan ke IGD Rumah Sakit Imanuel. (*)
Berita Lainnya
-
Jelang Hari Buruh, PLN Perkuat Budaya K3 demi Keselamatan Kerja dan Keandalan Layanan
Senin, 20 April 2026 -
SEMA FTK UIN RIL Gelar Sekolah Legislatif, Rektor Pesankan Mahasiswa Responsif Terhadap Kondisi Global
Senin, 20 April 2026 -
Pimpinan Senat UIN RIL Apresiasi Peningkatan Jumlah Guru Besar
Senin, 20 April 2026 -
Walikota Eva Dwiana Tekankan Peran Kepala Sekolah Tingkatkan Mutu Pendidikan di Bandar Lampung
Senin, 20 April 2026
Bandar Lampung-Kecelakaan beruntun di Flyover Jalan Sultan Agung-Ryacudu tepatnya di dekat Transmart Tanjung Karang pada Jumat (10/1/2020) pukul 14.00 WIB, diselesaikan secara kekeluargaan.
Kanit Lakalantas Polresta Bandar Lampung, Ipda Jahtera mengungkapkan, kecelakaan tersebut tidak sampai dilaporkan ke ke kepolisian dan hanya diselesaikan secara kekeluargaan.
"Itu diselesaikan secara kekeluargaan, tidak sampai dibawa ke kantor polisi," jelasnya Jahtera saat dihubungi lewat ponselnya.
Menurutnya, para korban kecelakaan bermusyawarah di lokasi kejadian, dan hasilnya kasusnya tidak dilimpahkan ke polisi. "Kita hanya menerangkan kepada mereka, Namun kita juga terbuka jika ingin melapor," tuturnya.
Diberitakan sebelumnya, kecelakaan beruntun itu melibatkan tiga motor yaitu Honda Beat Putih dengan nomor polisi BE 5432 BX, Honda Beat Merah BE 2241 AJ dan motor Kaisar tak memiliki plat nomor. Akibat kecelakaan tersebut, tiga orang dilarikan ke IGD Rumah Sakit Imanuel. (*)
- Penulis : Sri
- Editor :
Berita Lainnya
-
Senin, 20 April 2026Jelang Hari Buruh, PLN Perkuat Budaya K3 demi Keselamatan Kerja dan Keandalan Layanan
-
Senin, 20 April 2026SEMA FTK UIN RIL Gelar Sekolah Legislatif, Rektor Pesankan Mahasiswa Responsif Terhadap Kondisi Global
-
Senin, 20 April 2026Pimpinan Senat UIN RIL Apresiasi Peningkatan Jumlah Guru Besar
-
Senin, 20 April 2026Walikota Eva Dwiana Tekankan Peran Kepala Sekolah Tingkatkan Mutu Pendidikan di Bandar Lampung








