Pemprov Siap Ganti Rugi Tanaman Terendam Banjir di Candipuro, Ini Syaratnya
Kantor Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung. Foto: Ist
Bandar Lampung-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung siap mengganti rugi lahan pertanian yang gagal panen akibat jebolnya tanggul Sungai Waykatibung di Desa Sinar Pasemah, Kecamatan Candipuro, Lampung Selatan pada Rabu (8/1/2020).
Hal itu disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung, Kusnardi kepada Kupastuntas.co, Kamis (9/1/2020).
"Akan kami ganti rugi lahan yang gagal panen dengan catatan petani tersebut sudah memiliki asuransi usaha tani," jelasnya.
Dikatakan, ganti rugi yang akan didapat petani jika memiliki asuransi usaha tani adalah sebesar 6 juta rupiah perhektare.
Namun, lanjut dia, jika petani tidak memiliki asuransi kemungkinan hanya akan mendapat bantuan benih. "Pergantiannya berupa benih tanaman," imbuhnya.
Ia mengaku, salah satu cara untuk mengantisipasi terjadi banjir adalah menormalisasi sungai serta pembuatan embung. (*)
Berita Lainnya
-
Jelang Hari Buruh, PLN Perkuat Budaya K3 demi Keselamatan Kerja dan Keandalan Layanan
Senin, 20 April 2026 -
SEMA FTK UIN RIL Gelar Sekolah Legislatif, Rektor Pesankan Mahasiswa Responsif Terhadap Kondisi Global
Senin, 20 April 2026 -
Pimpinan Senat UIN RIL Apresiasi Peningkatan Jumlah Guru Besar
Senin, 20 April 2026 -
Walikota Eva Dwiana Tekankan Peran Kepala Sekolah Tingkatkan Mutu Pendidikan di Bandar Lampung
Senin, 20 April 2026
Hal itu disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung, Kusnardi kepada Kupastuntas.co, Kamis (9/1/2020).
"Akan kami ganti rugi lahan yang gagal panen dengan catatan petani tersebut sudah memiliki asuransi usaha tani," jelasnya.
Dikatakan, ganti rugi yang akan didapat petani jika memiliki asuransi usaha tani adalah sebesar 6 juta rupiah perhektare.
Namun, lanjut dia, jika petani tidak memiliki asuransi kemungkinan hanya akan mendapat bantuan benih. "Pergantiannya berupa benih tanaman," imbuhnya.
Ia mengaku, salah satu cara untuk mengantisipasi terjadi banjir adalah menormalisasi sungai serta pembuatan embung. (*)
- Penulis : Siti Khoiriah
- Editor :
Berita Lainnya
-
Senin, 20 April 2026Jelang Hari Buruh, PLN Perkuat Budaya K3 demi Keselamatan Kerja dan Keandalan Layanan
-
Senin, 20 April 2026SEMA FTK UIN RIL Gelar Sekolah Legislatif, Rektor Pesankan Mahasiswa Responsif Terhadap Kondisi Global
-
Senin, 20 April 2026Pimpinan Senat UIN RIL Apresiasi Peningkatan Jumlah Guru Besar
-
Senin, 20 April 2026Walikota Eva Dwiana Tekankan Peran Kepala Sekolah Tingkatkan Mutu Pendidikan di Bandar Lampung








