Pemprov Lampung Terus Lengkapi Syarat Emberkasi Haji
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung Bambang Sumbogo, saat ditemui di Kantor Pemprov Lampung, Kamis (9/1/2020). Foto: Ria
Bandar Lampung-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus melengkapi sejumlah syarat, guna mewujudkan Bandara Radin Inten II menjadi embarkasi haji penuh pada tahun 2020.
"Persiapannya sudah banyak mengalami kemajuan dari tahun lalu, landas pacu sudah direkonstruksi, packing stand juga sudah siap," kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung Bambang Sumbogo, saat ditemui di Kantor Pemprov Lampung, Kamis (9/1/2020).
Perihal perizinan, lanjut Bambang, pihaknya sudah menemui Kementerian Perhubungan untuk meminta difasilitasi mengirim surat ke Badan Otoritas Penerbangan Sipil Arab Saudi.
Masih kata Bambang, nantinya landasan pacu bandara juga harus dilengkapi dengan Instrument Landing System (ILS). Pihaknya sudah mengusulkan ILS sejak tahun 2013 lalu, dan baru mendapatkan persetujuan di tahun 2017.
"Urusan navigasi kan PT. Airnav, mereka yang menyelenggarakan dan mengadakan," ujarnya. Terkait pesawat yang akan dipakai untuk melayani emberkasi haji, Bambang mengatakan akan menggunakan Airbus A330 berkapasitas 360 penumpang.
“Setiap tahunnya Lampung kan memberangkatkan sekitar 7445 jemaah, nanti akan dibagi kedalam 22 kloter. Airbus tersebut masih digunakan emberkasi Solo, Kalimantan, Samarinda, dan Banjarmasin," ujarnya.
Ia mengakui, saat ini Airbus A330 yang sesuai dengan daya dukung landas pacu yang dimiliki Bandara Radin Inten II. (*)
Berita Lainnya
-
Jelang Hari Buruh, PLN Perkuat Budaya K3 demi Keselamatan Kerja dan Keandalan Layanan
Senin, 20 April 2026 -
SEMA FTK UIN RIL Gelar Sekolah Legislatif, Rektor Pesankan Mahasiswa Responsif Terhadap Kondisi Global
Senin, 20 April 2026 -
Pimpinan Senat UIN RIL Apresiasi Peningkatan Jumlah Guru Besar
Senin, 20 April 2026 -
Walikota Eva Dwiana Tekankan Peran Kepala Sekolah Tingkatkan Mutu Pendidikan di Bandar Lampung
Senin, 20 April 2026
"Persiapannya sudah banyak mengalami kemajuan dari tahun lalu, landas pacu sudah direkonstruksi, packing stand juga sudah siap," kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung Bambang Sumbogo, saat ditemui di Kantor Pemprov Lampung, Kamis (9/1/2020).
Perihal perizinan, lanjut Bambang, pihaknya sudah menemui Kementerian Perhubungan untuk meminta difasilitasi mengirim surat ke Badan Otoritas Penerbangan Sipil Arab Saudi.
Masih kata Bambang, nantinya landasan pacu bandara juga harus dilengkapi dengan Instrument Landing System (ILS). Pihaknya sudah mengusulkan ILS sejak tahun 2013 lalu, dan baru mendapatkan persetujuan di tahun 2017.
"Urusan navigasi kan PT. Airnav, mereka yang menyelenggarakan dan mengadakan," ujarnya. Terkait pesawat yang akan dipakai untuk melayani emberkasi haji, Bambang mengatakan akan menggunakan Airbus A330 berkapasitas 360 penumpang.
“Setiap tahunnya Lampung kan memberangkatkan sekitar 7445 jemaah, nanti akan dibagi kedalam 22 kloter. Airbus tersebut masih digunakan emberkasi Solo, Kalimantan, Samarinda, dan Banjarmasin," ujarnya.
Ia mengakui, saat ini Airbus A330 yang sesuai dengan daya dukung landas pacu yang dimiliki Bandara Radin Inten II. (*)
- Penulis : Siti Khoiriah
- Editor :
Berita Lainnya
-
Senin, 20 April 2026Jelang Hari Buruh, PLN Perkuat Budaya K3 demi Keselamatan Kerja dan Keandalan Layanan
-
Senin, 20 April 2026SEMA FTK UIN RIL Gelar Sekolah Legislatif, Rektor Pesankan Mahasiswa Responsif Terhadap Kondisi Global
-
Senin, 20 April 2026Pimpinan Senat UIN RIL Apresiasi Peningkatan Jumlah Guru Besar
-
Senin, 20 April 2026Walikota Eva Dwiana Tekankan Peran Kepala Sekolah Tingkatkan Mutu Pendidikan di Bandar Lampung








