Kepala Dinas Perkebunan Lambar: Petani Kopi yang Masih Gunakan Herbisida Tidak Akan Diberi Bantuan
Lampung Barat - Guna mengurangi penggunaan herbisida pada tanaman kopi, Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Lampung Barat akan menggalakkan program naungan atau pelindung kopi.
"Tahun ini kita mulai menggalakkan program naungan atau pelindung kopi dan gerakan pengurangan penggunaan herbisida pada tanaman kopi," kata Agustanto Basmar, kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan setempat, Selasa (07/01/2020).
Alasannya, kata Agus, herbisida merupakan racun sehingga tidak bagus untuk tanaman meskipun dampaknya tidak dirasakan secara langsung melainkan dalam jangka waktu yang lama. "Mungkin sekarang kopi tidak terkena dampaknya secara langsung karena dia punya akar tunjang, tapi lama kelamaan rusak juga, dan membuat kopi itu menderita," papar mantan sekretaris Bappeda ini.
Selain itu tambahnya, pengurangan herbisida juga dilakukan untuk mengurangi kerusakan tanah.
"Sebagai bentuk keseriusan kita terhadap program tersebut, bagi petani yang masih menggunakan herbisida tidak akan kita berikan bantuan. Jadi harus tegas, jika tidak begitu maka akan rusak. Kalau masih menggunakan berarti belum kita berikan sampai betul-betul berhenti," pungkasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Antrean BBM Picu Kemacetan di Kembahang, Pertamina Tambah Stok di Lampung Barat
Jumat, 12 Juni 2026 -
Festival Budaya Sekala Bekhak XII Hadirkan Lomba Seni hingga Expo Kreatif
Jumat, 12 Juni 2026 -
Antrean BBM di SPBU Kembahang Lampung Barat Picu Kemacetan Jalan Nasional, Warga Minta Solusi
Jumat, 12 Juni 2026 -
Samsat Liwa Beri Keringanan Bayar PKB Tepat Waktu hingga Menunggak
Kamis, 11 Juni 2026








