Harga Melambung Tinggi, Pedagang Makanan Kurangi Pemakaian Cabai Merah
Cabai merah mengalami kenaikan, pedagang makanan memilih mengurangi penggunaan cabai pada makanan, Selasa (7/1/2020). Foto: Siti Khoiriah/Kupastuntas.co
Bandar Lampung - Komoditas cabai merah menjadi salah satu kebutuhan pokok masyarakat, khususnya penjual makanan.
Tingginya harga cabai di pasaran yang sudah menyentuk harga Rp60.000 perkilogram membuat pedagang makanan memilih mengurangi pemakaian cabai merah.
Hal tersebut diungkapkan Sucipto, penjual makanan yang sudah berjualan sejak tahun 1992. "Setiap minggu hampir mengalami kenaikan, solusinya ya saya kurangi penggunaan cabai," tuturnya, Selasa (7/1/2020).
Ketika harga cabai masih normal, Cipto mengaku dalam sehari bisa menghabiskan hingga 3 kilogram perhari. Kini, ia hanya membeli setengahnya saja.
"Sekarang setengah kilo saja sudah Rp30.000 ribu, mahal ya mba," imbuh Cipto.
Selain mengurangi pemakaian cabai merah, ia pun memakai solusi memperbanyak pemakaian bahan makanan lain dalam sambal. Hal itu dilakukan agar sambal yang dibuatnya tetap pedas meski sedikit menggunakan cabai merah.
"Kadang banyakin cabai rawit atau tomat kalau mau masak sambal. Yang penting sambalnya tetap pedas," tutup Cipto. (*)
Berita Lainnya
-
Pemprov Lampung Percepat Perbaikan Lampu Jalan Demi Keamanan Pemudik Lebaran
Rabu, 18 Maret 2026 -
BATIQA Hotel Lampung Gelar Buka Puasa Bersama dan Berbagi Kebahagiaan dengan Panti Asuhan Jabal Nur
Rabu, 18 Maret 2026 -
PTPN I Reg.7 Antar 80 Pemudik Gratis ke Bandung dan Yogya
Rabu, 18 Maret 2026 -
PPPK Paruh Waktu Demo Tuntut THR Rp 1,2 Juta, Pemkot Metro hanya Beri Rp 300 Ribu
Rabu, 18 Maret 2026








