Akbar, Korban yang Hanyut Di Kali Ternyata Miliki Kebutuhan Khusus
Suasana kediaman Korban, Terlihat Purwati (Ibu Korban) (2 dari Kiri) saat menerangkan kejadian kepada petugas, Selasa (7/1/2020). Foto: Sulaiman/kupastuntas.co
Bandar Lampung - Randi Akbar, anak berumur 11 tahun yang hanyut terbawa air saat bermain hujan-hujanan di pinggir kali yang berada di jalan Dr Sito Mangkusumo GG Anyelir Kampung Baru Kelurahan Kupang Teba, Kecamatan Teluk Betung Utara Bandar Lampung, pada Selasa (7/1/2020), ternyata memiliki kebutuhan khusus.
Menurut keluarga korban, Randi Akbar yang merupakan anak dari Tulus dan Purwati ini diketahui memiliki kebutuhan khusus dan sulit berkomunikasi. "Anaknya memang sulit untuk berkomunikasi, dan sempat mengenyam pendidikan di sekolah luar biasa (SLB)," ungkapnya.
Pantauan di kediaman korban, karena kejadian tersebut Purwati (Ibu korban) tak mampu menahan tangisnya dan selalu memanggil nama putranya. "Bai pulang bai," sembari menangis.
Diketahui Abai (Sapaan akrab Randi Akbar) hanyut di kali saat bermain hujan-hujanan di lokasi kejadian. Dan sampai saat ini petugas gabungan dari BPBD Bandar Lampung, Polsek Teluk Betung Utara (TBU), PMI, dan satuan TAGANA, masih mencari jasad korban.
Berita Lainnya
-
Jelang Hari Buruh, PLN Perkuat Budaya K3 demi Keselamatan Kerja dan Keandalan Layanan
Senin, 20 April 2026 -
SEMA FTK UIN RIL Gelar Sekolah Legislatif, Rektor Pesankan Mahasiswa Responsif Terhadap Kondisi Global
Senin, 20 April 2026 -
Pimpinan Senat UIN RIL Apresiasi Peningkatan Jumlah Guru Besar
Senin, 20 April 2026 -
Walikota Eva Dwiana Tekankan Peran Kepala Sekolah Tingkatkan Mutu Pendidikan di Bandar Lampung
Senin, 20 April 2026








