Dampak Ekonomis JTTS, Pelaku Bisnis Travel Buka Rute Lampung-Palembang Via Tol
Jalan Tol Trans Sumatera. Foto: Ist
Bandar Lampung-Keberadaan jalan tol ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (TBPPKA), mendorong pelaku bisnis travel untuk membuka rute baru Lampung-Palembang via jalan tol.
Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Provinsi Lampung, I Ketut Pasek mengakui jika keberadaan jalan tol sangat membantu untuk kelancaran transportasi darat khususnya dari Lampung ke Palembang.
"Jadi ada alternatif selain kereta, masyarakat ada pilihan. Travel juga sedang ramai menerapkan rute pemberangkatan Lampung-Palembang," kata Ketut, Senin (6/1/2020).
Ketut mengungkapkan, saat ini sudah banyak pelaku bisnis travel yang membuka rute Lampung-Palembang via jalan tol. Hal itu dilakukan mengingat banyaknya permintaan masyarakat yang lebih menginginkan menempuh perjalanan di jalur tol meskipun ada penambahan biaya.
"Kemungkinan nanti tolnya selesai ke Palembang, maka mungkin nanti ada penyesuaian harga lagi dari teman-teman travel. Tapi antusias penumpang luar biasa bagus. Kita melihat adanya kenaikan jumlah kendaraan yang melintas ke jalan tol," ujarnya.
Menurutnya, penumpang angkutan umum tidak begitu permasalahkan besaran tarif yang berlaku saat ini. "Kalau bus reguler (via jalan arteri) harga tiket Bandar Lampung-Bakauheni saja Rp30 ribu. Kalau masuk tol Rp40 ribu. Kalau via tol hanya membutuhkan waktu tempuh 1 jam, yang menggunakan jalan arteri membutuhkan waktu 2 jam," ungkapnya. (*)
Berita Lainnya
-
Jelang Hari Buruh, PLN Perkuat Budaya K3 demi Keselamatan Kerja dan Keandalan Layanan
Senin, 20 April 2026 -
SEMA FTK UIN RIL Gelar Sekolah Legislatif, Rektor Pesankan Mahasiswa Responsif Terhadap Kondisi Global
Senin, 20 April 2026 -
Pimpinan Senat UIN RIL Apresiasi Peningkatan Jumlah Guru Besar
Senin, 20 April 2026 -
Walikota Eva Dwiana Tekankan Peran Kepala Sekolah Tingkatkan Mutu Pendidikan di Bandar Lampung
Senin, 20 April 2026
Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Provinsi Lampung, I Ketut Pasek mengakui jika keberadaan jalan tol sangat membantu untuk kelancaran transportasi darat khususnya dari Lampung ke Palembang.
"Jadi ada alternatif selain kereta, masyarakat ada pilihan. Travel juga sedang ramai menerapkan rute pemberangkatan Lampung-Palembang," kata Ketut, Senin (6/1/2020).
Ketut mengungkapkan, saat ini sudah banyak pelaku bisnis travel yang membuka rute Lampung-Palembang via jalan tol. Hal itu dilakukan mengingat banyaknya permintaan masyarakat yang lebih menginginkan menempuh perjalanan di jalur tol meskipun ada penambahan biaya.
"Kemungkinan nanti tolnya selesai ke Palembang, maka mungkin nanti ada penyesuaian harga lagi dari teman-teman travel. Tapi antusias penumpang luar biasa bagus. Kita melihat adanya kenaikan jumlah kendaraan yang melintas ke jalan tol," ujarnya.
Menurutnya, penumpang angkutan umum tidak begitu permasalahkan besaran tarif yang berlaku saat ini. "Kalau bus reguler (via jalan arteri) harga tiket Bandar Lampung-Bakauheni saja Rp30 ribu. Kalau masuk tol Rp40 ribu. Kalau via tol hanya membutuhkan waktu tempuh 1 jam, yang menggunakan jalan arteri membutuhkan waktu 2 jam," ungkapnya. (*)
- Penulis : Erik Handoko
- Editor :
Berita Lainnya
-
Senin, 20 April 2026Jelang Hari Buruh, PLN Perkuat Budaya K3 demi Keselamatan Kerja dan Keandalan Layanan
-
Senin, 20 April 2026SEMA FTK UIN RIL Gelar Sekolah Legislatif, Rektor Pesankan Mahasiswa Responsif Terhadap Kondisi Global
-
Senin, 20 April 2026Pimpinan Senat UIN RIL Apresiasi Peningkatan Jumlah Guru Besar
-
Senin, 20 April 2026Walikota Eva Dwiana Tekankan Peran Kepala Sekolah Tingkatkan Mutu Pendidikan di Bandar Lampung








