Pengunjung Keluhkan Kondisi Jalan Menuju Lokasi Wisata Pantai Mutiara Baru
Jalan menuju lokasi wisata pantai Mutiara Baru di Desa Karyamakmur, Kecamatan Labuhanmaringgai memprihatinkan, menjadi keluhan ratusan pengunjung. Foto: Agus Susanto
Lampung Timur - Kondisi jalan menuju lokasi wisata Pantai Mutiara Baru memprihatinkan dan menjadi keluhan ratusan pengunjung. Lokasi wisata alam pantai tersebut berada di Desa Karya Makmur, Kecamatan Labuhanmaringgai.
Sepanjang 2,1 Km jalan poros lintas timur menuju lokasi wisata mengalami kerusakan parah dengan kondisi jalan berlumpur, sangat menyusahkan pengendara motor.
"Kami mengakui yang paling menjadi keluhan pengunjung kondisi jalan," kata Kepala Desa Karya Makmur Nanang Wahyono.
Nanang menjelaskan, jalan rusak tersebut totalnya ialah 2,4 kilometer . Sedangkan baru 300 m yang sudah dibenahi oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Lampung Timur. Sementara anggaran dari Dana Desa (DD) baru di tuangkan untuk membangun Tembok Penahan Tanah (TPT) jalan menuju wisata tersebut.
Guna memenuhi berbagai fasilitas umum lokasi wisata Pantai Mutiara Baru, pihak desa sudah mengirimkan cuplikan video kondisi wisata tersebut kepada Kementerian Pariwisata agar segera mendapat bantuan insfratruktur umum. Lokasi wisata yang dikelola desa itu, selain membutuhkan perbaikan jalan juga membutuhkan fasilitas umum seperti MCK, kotak sampah dan alat permainan anak.
"Memang pantai ini dikelola olek Pokdarwis di bawah naungan Badan Usaha Masyarakat Desa," kata Nanang Wahyono.
Harapannya, lanjut Nanang, setelah dikelola oleh Pokdarwis dan di bawah naungan Bumdes kedepan jika pantai Mutiara Baru sudah terkelola dengan baik dan banyak dikunjungi wisata maka bisa mendongkrak pendapatan desa, untuk kesejahteraan masyarakat desa.
Sementara itu, salah seorang pengunjung bernama Mudor asal Kecamatan Way Jepara beserta rombongannya sangat mengeluhkan dan kecewa saat berlibur di pantai Mutiara Baru, terutama dengan kondisi jalan.
"jalannya sangat tidak layak, kalau bawa sepeda motor dengan membonceng anak-anak cukup menyusahkan," kata Mudor yang diamini oleh pengunjung lainnya.
Pengunjung lainnya bernama Mulyadi warga Desa Wayareng, Kecamatan Matarambaru. Mengeluhkan kondisi sekitar pantai dengan kondisi kumuh sehingga banyak menimbulkan nyamuk, dan bau tidak sedap.
"Baru sekali ini di pantai banyak nyamuknya, pengelola perlu mengedepankan kebersihan," ujar Muliyadi. (*)
Berita Lainnya
-
Perahu Terbalik, Bapak dan Anak Tewas Tenggelam di Bendungan Margatiga Lamtim
Selasa, 12 Mei 2026 -
Musim Tanam Gadu 2026, Lampung Timur Targetkan Produksi Gabah 138 Ribu Ton
Selasa, 12 Mei 2026 -
Video Penggerebekan Viral, Diduga Pelaku Penembakan Polisi Berhasil Ditangkap
Senin, 11 Mei 2026 -
Sidak DPRD Lamtim Temukan Masalah IPAL dan Bau Menyengat di Dapur SPPG Balekencono 002
Sabtu, 09 Mei 2026








