Warga Terdampak Pelebaran Jalan 2016 Tagih Janji Pemkab Tubaba
Rilman Muchyin Lurah Panaragan Jaya (mengenakan peci) saat diwawancarai wartawan soal kompensasi pelebaran jalan protokol seusai Reses Komisi III DPRD Kabupaten Tubaba. Foto: Ist
Tulangbawang Barat - Warga yang terdampak pelebaran jalan protokol ruas simpang PU-Simpang 3 Panaragan Kecamatan Tulangbawang Tengah khususnya di Kelurahan Panaragan Jaya Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), mempertanyakan janji Pemkab setempat terkait kompensasi atas kegiatan tahun 2016 silam.
Sudah sekitar tiga tahun, warga memendam keluhan ini. Selama ini, permasalahan tersebut tidak terungkap ke publik karena sebagai bentuk warga dimaksud mendukung program pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah.
Hanya saja, permasalahan ini diungkapkan pada Penyerapan Aspirasi Masyarakat atau Reses yang dilakukan oleh Anggota DPRD Kabupaten Tubaba di dusun Bambu Kuning Kelurahan Panaragan Jaya, Kamis (19/12/2019).
Selain itu, warga juga merasa di bohongi oleh Pemkab Tubaba karena pada bulan Agustus tahun 2017 lalu, Pemkab mengarahkan warga membuat Buku Rekening Bank. Namun hingga kini Pemkab belum juga memberikan kompensasi tersebut.
"Sampai saat ini belum diberikan uang kompensasi, nggak banyak kok. Satu warga cuma gorong-gorong, ada yang gapura. Ya hitungannya sekitar 2 jutaan per orang," kata Ketua RW 8 Kelurahan Panaragan Jaya Agus Mulyana.
Keluhan ini juga disampaikan oleh Rilman Muchyin, Lurah Panaragan Jaya. Ia membenarkan jika pihaknya dengan camat sudah seringkali mempertanyakan janji Pemkab Tubaba tersebut.
"Pernah dianggarkan oleh Satuan Kerja terkait, namun usulan kompensasi itu dicoret oleh Pemkab,"cetusnya.
Terpisah, Paisol, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Tubaba, berjanji akan mengundang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dan Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman, dan Pertanahan (Perkimta) Kabupaten Tubaba, agar diberikan solusi.
“Insya Allah Komisi III setelah reses akan undang Dinas PUPR dan Perkimta. Biar cepat direspon persoalan yang sudah lama dinanti-nanti oleh masyarakat yang terkena dampak pelebaran,"tegasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Halusinasi Usai Konsumsi Sabu, Ayah di Tubaba Tikam Anak 8 Kali hingga Kritis
Senin, 04 Mei 2026 -
Rp38,5 Miliar Digelontorkan, Pemprov Lampung Kebut Perbaikan Jalan Tubaba
Selasa, 28 April 2026 -
Sempat Buron, Pelaku Penyiraman Air Keras di Tubaba Ditangkap di Lampung Tengah
Jumat, 20 Maret 2026 -
Warga Tumijajar Sambut Antusias Peluang Kerja dari SGC
Jumat, 13 Maret 2026
Sudah sekitar tiga tahun, warga memendam keluhan ini. Selama ini, permasalahan tersebut tidak terungkap ke publik karena sebagai bentuk warga dimaksud mendukung program pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah.
Hanya saja, permasalahan ini diungkapkan pada Penyerapan Aspirasi Masyarakat atau Reses yang dilakukan oleh Anggota DPRD Kabupaten Tubaba di dusun Bambu Kuning Kelurahan Panaragan Jaya, Kamis (19/12/2019).
Selain itu, warga juga merasa di bohongi oleh Pemkab Tubaba karena pada bulan Agustus tahun 2017 lalu, Pemkab mengarahkan warga membuat Buku Rekening Bank. Namun hingga kini Pemkab belum juga memberikan kompensasi tersebut.
"Sampai saat ini belum diberikan uang kompensasi, nggak banyak kok. Satu warga cuma gorong-gorong, ada yang gapura. Ya hitungannya sekitar 2 jutaan per orang," kata Ketua RW 8 Kelurahan Panaragan Jaya Agus Mulyana.
Keluhan ini juga disampaikan oleh Rilman Muchyin, Lurah Panaragan Jaya. Ia membenarkan jika pihaknya dengan camat sudah seringkali mempertanyakan janji Pemkab Tubaba tersebut.
"Pernah dianggarkan oleh Satuan Kerja terkait, namun usulan kompensasi itu dicoret oleh Pemkab,"cetusnya.
Terpisah, Paisol, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Tubaba, berjanji akan mengundang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dan Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman, dan Pertanahan (Perkimta) Kabupaten Tubaba, agar diberikan solusi.
“Insya Allah Komisi III setelah reses akan undang Dinas PUPR dan Perkimta. Biar cepat direspon persoalan yang sudah lama dinanti-nanti oleh masyarakat yang terkena dampak pelebaran,"tegasnya. (*)
- Penulis :
- Editor :
Berita Lainnya
-
Senin, 04 Mei 2026Halusinasi Usai Konsumsi Sabu, Ayah di Tubaba Tikam Anak 8 Kali hingga Kritis
-
Selasa, 28 April 2026Rp38,5 Miliar Digelontorkan, Pemprov Lampung Kebut Perbaikan Jalan Tubaba
-
Jumat, 20 Maret 2026Sempat Buron, Pelaku Penyiraman Air Keras di Tubaba Ditangkap di Lampung Tengah
-
Jumat, 13 Maret 2026Warga Tumijajar Sambut Antusias Peluang Kerja dari SGC








