Warga Way Lunik Keluhkan Debu dari Perusahaan Bungkil Sawit
Anggota Komisi IV DPRD Bandar Lampung, Pepy Asih Wulandari saat mengadakan Reses di Kelurahan Way Lunik.Foto:Wanda
Bandar Lampung-Warga Way Lunik, Kecamatan Panjang mengeluhkan debu dari perusahaan bungkil sawit yang berada di area Kelurahan sekitar.
Anggota Komisi IV DPRD Bandar Lampung, Pepy Asih Wulandari mengatakan cerita tersebut ia dapat dari Reses yang diadakan di Kelurahan Way Lunik beberapa waktu lalu.
Menurut Pepy, keberadaan debu tersebut sangat mengganggu warga, apalagi saat perusahaan sedang beraktifitas.
“Keluhan dari warga, debunya sampai ke rumah-rumah, persis seperti debu batu bara. Warga pun menjadi terganggu,”kata Pepy saat menceritakan hal tersebut kepada awak media, Selasa (17/12/2019).
Menurut Politisi dari Partai Nasdem ini, debu tersebut bisa mengancam kesehatan warga.
“Jelas kesehatan warga bisa terganggu,”ungkapnya.
Oleh karena itu, hal ini sudah dibicarakan dengan Komisi terkait agar melakukan pemanggilan kepada perusahaan dan Dinas Terkait.
“Saya lupa nama perusahaan nya apa, tetapi dalam bakal kita panggil perusahaannya, kita akan cek Amdalnya, serta izin lingkungan lainnya,”tandasnya.(*)
Berita Lainnya
-
Mahasiswa Akuntansi Universitas Teknokrat Gelar Pelatihan Financial Control di SMKN Padang Cermin
Kamis, 02 Juli 2026 -
186.244 Orang Manfaatkan Transportasi Umum di Lampung
Kamis, 02 Juli 2026 -
UIN Raden Intan Lampung Resmi Buka Program Doktor Pendidikan Agama Islam
Kamis, 02 Juli 2026 -
Sidang Perdana, Mantan Sekwan DPRD Lampura Didakwa Selewengkan Anggaran Rp 2,9 Miliar
Kamis, 02 Juli 2026
Bandar Lampung-Warga Way Lunik, Kecamatan Panjang mengeluhkan debu dari perusahaan bungkil sawit yang berada di area Kelurahan sekitar.
Anggota Komisi IV DPRD Bandar Lampung, Pepy Asih Wulandari mengatakan cerita tersebut ia dapat dari Reses yang diadakan di Kelurahan Way Lunik beberapa waktu lalu.
Menurut Pepy, keberadaan debu tersebut sangat mengganggu warga, apalagi saat perusahaan sedang beraktifitas.
“Keluhan dari warga, debunya sampai ke rumah-rumah, persis seperti debu batu bara. Warga pun menjadi terganggu,”kata Pepy saat menceritakan hal tersebut kepada awak media, Selasa (17/12/2019).
Menurut Politisi dari Partai Nasdem ini, debu tersebut bisa mengancam kesehatan warga.
“Jelas kesehatan warga bisa terganggu,”ungkapnya.
Oleh karena itu, hal ini sudah dibicarakan dengan Komisi terkait agar melakukan pemanggilan kepada perusahaan dan Dinas Terkait.
“Saya lupa nama perusahaan nya apa, tetapi dalam bakal kita panggil perusahaannya, kita akan cek Amdalnya, serta izin lingkungan lainnya,”tandasnya.(*)
- Penulis :
- Editor :
Berita Lainnya
-
Kamis, 02 Juli 2026Mahasiswa Akuntansi Universitas Teknokrat Gelar Pelatihan Financial Control di SMKN Padang Cermin
-
Kamis, 02 Juli 2026186.244 Orang Manfaatkan Transportasi Umum di Lampung
-
Kamis, 02 Juli 2026UIN Raden Intan Lampung Resmi Buka Program Doktor Pendidikan Agama Islam
-
Kamis, 02 Juli 2026Sidang Perdana, Mantan Sekwan DPRD Lampura Didakwa Selewengkan Anggaran Rp 2,9 Miliar








