Wabup Lambar Mad Hasnurin Apresiasi Penyegelan Alat Takar SPBU Kembahang
Wabup Lambar, Mad Hasnurin. Foto: Ist
Lampung Barat-Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Lampung Barat (Lambar), Mad Hasnurin mengapresiasi penyegelan satu alat takar di SPBU kembahang.
"Alat takar yang tidak sesuai harus disegel, jangan digunakan dulu sebelum normal dan sesuai standar. Jangan sampai masyarakat sebagai konsumen dirugikan" kata Mad Hasnurin, Selasa (17/12/2019).
Sementara, seorang pengemudi angkutan setempat mengaku, selama ini mengisi BBM di SPBU Kembahang pada waktu tertentu saja. Karena, takarannya terasa tidak sesuai.
"Saya isi BBM di SPBU Kembahang hanya diwaktu tertentu saja, di saat BBM kendaraan saya benar-benar kandas dan itupun hanya saya isi secukupnya saja untuk menjangkau SPBU lain,” ungkapnya.
Ia menambahkan, takaran BBM di SPBU Kembahang kerap kurang, karena pernah membeli menggunakan jerigen untuk keperluan kendaraannya yang mengalami saat habis bahan bakar.
"Saya pernah beli menggunakan jerigen sebanyak sepuluh liter, namun saat akan dicurah ke tangki mobil dengan menggunakan alat takar manual ternyata kurang dari 10 liter," jelasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Rumah Warga Tugu Mulya Hangus Dilalap Api, Bupati Parosil Turun Tangan
Jumat, 27 Maret 2026 -
Krisis Air Berlarut, Warga Tanjung Raya Lampung Barat Ultimatum Perumda Limau Kunci
Kamis, 26 Maret 2026 -
Bupati Lampung Barat Soroti Etika Perayaan Sekura, Tegur Kostum Vulgar dan Aksi Minta Uang
Kamis, 26 Maret 2026 -
Air Tak Mengalir Hampir Sebulan, Warga Tanjung Raya Geruduk Kantor Perumda Limau Kunci
Kamis, 26 Maret 2026
Lampung Barat-Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Lampung Barat (Lambar), Mad Hasnurin mengapresiasi penyegelan satu alat takar di SPBU kembahang.
"Alat takar yang tidak sesuai harus disegel, jangan digunakan dulu sebelum normal dan sesuai standar. Jangan sampai masyarakat sebagai konsumen dirugikan" kata Mad Hasnurin, Selasa (17/12/2019).
Sementara, seorang pengemudi angkutan setempat mengaku, selama ini mengisi BBM di SPBU Kembahang pada waktu tertentu saja. Karena, takarannya terasa tidak sesuai.
"Saya isi BBM di SPBU Kembahang hanya diwaktu tertentu saja, di saat BBM kendaraan saya benar-benar kandas dan itupun hanya saya isi secukupnya saja untuk menjangkau SPBU lain,” ungkapnya.
Ia menambahkan, takaran BBM di SPBU Kembahang kerap kurang, karena pernah membeli menggunakan jerigen untuk keperluan kendaraannya yang mengalami saat habis bahan bakar.
"Saya pernah beli menggunakan jerigen sebanyak sepuluh liter, namun saat akan dicurah ke tangki mobil dengan menggunakan alat takar manual ternyata kurang dari 10 liter," jelasnya. (*)
- Penulis :
- Editor :
Berita Lainnya
-
Jumat, 27 Maret 2026Rumah Warga Tugu Mulya Hangus Dilalap Api, Bupati Parosil Turun Tangan
-
Kamis, 26 Maret 2026Krisis Air Berlarut, Warga Tanjung Raya Lampung Barat Ultimatum Perumda Limau Kunci
-
Kamis, 26 Maret 2026Bupati Lampung Barat Soroti Etika Perayaan Sekura, Tegur Kostum Vulgar dan Aksi Minta Uang
-
Kamis, 26 Maret 2026Air Tak Mengalir Hampir Sebulan, Warga Tanjung Raya Geruduk Kantor Perumda Limau Kunci








