Reses Ketua DPRD, Warga Langkapura Ingin Dibuatkan GSG untuk Kesenian
Ketua DPRD Bandar Lampung Wiyadi saat mengadakan Reses di Kelurahan Langkapura, Sabtu (15/12/2019).Foto:Wanda
Bandar Lampung-Warga Gang Kulit, Langkapura, Bandar Lampung berharap Pemerintah Kota setempat memperbaiki drainase dan menambah fasilitas meja posyandu.
Harapan itu disampaikan warga saat reses Ketua DPRD Bandar Lampung Wiyadi, Sabtu (14/12/2019).
Dalam dialog, salah Leni salah satu warga menyampaikan uneg-unegnya bahwa salah satunya adalah kurangnya meja untuk kegiatan Posyandu.
"Selain meja, pemberian makan tambahan juga kami sudah tidak terima, jadi yang hadir juga menurun soalnya gk ada makanan tambahan".
Sementara itu warga yang lain juga menyampaikan bahwa sudah mengusulkan untuk pembangunan drainase jalan di gang-gang yang sudah mulai rusak. Warga juga mengusulkan pembangunan gedung multi fungsi untuk kesenian dan olahraga.
Menjawab beberapa pernyataan itu Wiyadi meminta warga untuk bersabar. Wiyadi berkomitmen akan mengusulkan dan mengawal keinginan warga kepada Pemkot Bandar Lampung.
"Kita jangan nyerah untuk mengusulkan pembangunan, karena memang dananya terbatas, tapi akan kita coba untuk terus kawal.Untuk meja posyandu kita akan usahakan secepatnya yang ada akan kita bawakan," ujar Wiyadi.
Ia melanjutkan salah satu persoalan penting dalam permasalahan masyarakat adalah pemerataan penerima PKH.
"Kita akan panggil para pendamping PKH. Kita akan minta untuk di data ulang biar merata, termasuk di dalamnya kita butuh bantuan RT," ucapnya.
Reses diikuti antusias warga. Selain tanya jawab, reses juga menampilkan kesenian kuda kepang.(*)
Berita Lainnya
-
Lewat Apresiasi PLN Mobile, PLN UID Lampung Perkuat Engagement Pelanggan
Selasa, 21 April 2026 -
Dukung Program Sabuk Kamtibmas, Dirbinmas Polda Lampung Gelar Forum Silaturahmi Kamtibmas
Selasa, 21 April 2026 -
Dirbinmas Polda Lampung Gelar Forum Silaturahmi Kamtibmas, Kombes Pol Indra Napitupulu Tekankan Sinergi Jaga Kondusivitas
Selasa, 21 April 2026 -
Hari Kartini 2026, Kostiana: Momentum Penguatan Peran Perempuan dalam Pembangunan Daerah
Selasa, 21 April 2026
Bandar Lampung-Warga Gang Kulit, Langkapura, Bandar Lampung berharap Pemerintah Kota setempat memperbaiki drainase dan menambah fasilitas meja posyandu.
Harapan itu disampaikan warga saat reses Ketua DPRD Bandar Lampung Wiyadi, Sabtu (14/12/2019).
Dalam dialog, salah Leni salah satu warga menyampaikan uneg-unegnya bahwa salah satunya adalah kurangnya meja untuk kegiatan Posyandu.
"Selain meja, pemberian makan tambahan juga kami sudah tidak terima, jadi yang hadir juga menurun soalnya gk ada makanan tambahan".
Sementara itu warga yang lain juga menyampaikan bahwa sudah mengusulkan untuk pembangunan drainase jalan di gang-gang yang sudah mulai rusak. Warga juga mengusulkan pembangunan gedung multi fungsi untuk kesenian dan olahraga.
Menjawab beberapa pernyataan itu Wiyadi meminta warga untuk bersabar. Wiyadi berkomitmen akan mengusulkan dan mengawal keinginan warga kepada Pemkot Bandar Lampung.
"Kita jangan nyerah untuk mengusulkan pembangunan, karena memang dananya terbatas, tapi akan kita coba untuk terus kawal.Untuk meja posyandu kita akan usahakan secepatnya yang ada akan kita bawakan," ujar Wiyadi.
Ia melanjutkan salah satu persoalan penting dalam permasalahan masyarakat adalah pemerataan penerima PKH.
"Kita akan panggil para pendamping PKH. Kita akan minta untuk di data ulang biar merata, termasuk di dalamnya kita butuh bantuan RT," ucapnya.
Reses diikuti antusias warga. Selain tanya jawab, reses juga menampilkan kesenian kuda kepang.(*)
- Penulis :
- Editor :
Berita Lainnya
-
Selasa, 21 April 2026Lewat Apresiasi PLN Mobile, PLN UID Lampung Perkuat Engagement Pelanggan
-
Selasa, 21 April 2026Dukung Program Sabuk Kamtibmas, Dirbinmas Polda Lampung Gelar Forum Silaturahmi Kamtibmas
-
Selasa, 21 April 2026Dirbinmas Polda Lampung Gelar Forum Silaturahmi Kamtibmas, Kombes Pol Indra Napitupulu Tekankan Sinergi Jaga Kondusivitas
-
Selasa, 21 April 2026Hari Kartini 2026, Kostiana: Momentum Penguatan Peran Perempuan dalam Pembangunan Daerah








