Siswa di Lampung Sambut Baik Penghapusan UN
Nabila kelas 11 SMKN 1 Bandar Lampung, jurusan Akutansi. Foto: Sri
Bandar Lampung - Mulai tahun 2021, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim, akan mengganti ujian nasional dengan mekanisme penilaian (asesmen) kompetensi minimum dan survei karakter.
Rencana penghapusan UN ini lantas disambut baik oleh para siswa, termasuk salah satunya Lia Nur Apita siswi kelas 11 SMKN 1 Bandar Lampung.
"Ya baguslah kalau dihapus. Masa kita belajar selama tiga tahun, hanya karena UN yang dilaksanakan selama empat hari kita gagal," ujar Lia di halaman sekolahnya, Kamis (12/12/2019).
Menurut Lia, masa depan seseorang tidak hanya ditentukan oleh sebuah nilai, akan tetapi sesuai bakatnya masing-masing.
"Masa depan kita juga kan tidak terlalu ditentukan oleh nilai UN, tetapi ditentukan oleh passion juga," paparnya.
Sementara, Nabila kelas 11 jurusan Akutansi juga mengaku sepakat dengan keputusan penghapusan UN.
"Setuju-setuju aja, karenakan adanya UN juga tidak membuat orang sukses," tuturnya.
Menurut Nabila UN justru memicu kesenjangan antara siswa berkemampuan akademik tinggi dengan siswa berkemampuan akademik standar.
"Seolah-olah kita sekolah selama ini, berkompetisi untuk UN itu. Dan kesannya seperti ada kesenjangan diantara siswa, yang pintar sama yang tidak," tutupnya. (*)
Berita Lainnya
-
Wisuda Periode II 2026, Rektor UIN RIL Tekankan Kepedulian Lingkungan dan Kemanusiaan
Kamis, 02 Juli 2026 -
903 Lulusan UIN RIL Dikukuhkan, Rektor: Yang Terus Belajar Akan Menjadi Pemilik Masa Depan
Kamis, 02 Juli 2026 -
Asesor UI GreenMetric Apresiasi Kemajuan UIN RIL, Tekankan Kampus Hijau Harus Menjadi Gaya Hidup
Kamis, 02 Juli 2026 -
232 Calon Mahasiswa Unila Lolos SNBP Pilih Tak Daftar Ulang
Kamis, 02 Juli 2026








