• Sabtu, 09 Mei 2026

Pol PP Bandar Lampung Razia Manusia Silver

Kamis, 12 Desember 2019 - 17.58 WIB
555

Manusia silver kerap meminta uang kepada pengemudi kendaraan, Kamis (12/12/2019). Foto: Ria

Sri

Bandar Lampung-Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kota Bandar Lampung, merazia manusia silver yang sering meminta uang di sejumlah lampu lalu lintas.

Kasat Pol PP Bandar Lampung Suhardi Syamsi, diwakili Kepala Bidang Tratibum Jan Roma menjelaskan, razia dilakukan berdasarkan adanya laporan dari masyarakat. Dimana banyak anak-anak yang mengemis.

"Ini pada prinsipnya dalam penertibaan anjal, gepeng dan pengamen. Dalam kegiatan ini kami menjaring anak-anak yang masih di bawah umur, yang meminta minta dengan berlaku sebagai manusia silver," kata Jan Roma, Kamis (12/12/2019).

Anak-anak ini, lanjutnya, diamankan di lokasi berbeda. Antara lain, trafic light (lampu merah) Tugu Adipura, Garuntang dan Satelit di Kota Bandar Lampung.

"Setelah kami amankan yang di lampu merah, kami introgasi, mereka mengaku memiliki markas di wilayah Enggal. Kemudian, kami menuju kesana dan kembali diamankan lagi 3 anak dan 3 orang dewasa, selaku pengemis yang membantu mereka mengecat tubuhnya,"paparnya.

Jan Roma mencurigai ada yang mengkordinir anak-anak tersebut. Ditengah kelemahan dan keluguan, anak mudah dimanfaatkan orang dewasa.  Namun, pihak Pol PP masih belum menemukan gembong anak anak tersebut dan masih akan terus dicari.

"Mereka nggak pernah mengaku, walau kami sudah ajak biacara dan bujuk. Karena pasti ada yang mengarahkan ketempat mereka beli cat itu," jelasnya. (*)

Editor :

Bandar Lampung-Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kota Bandar Lampung, merazia manusia silver yang sering meminta uang di sejumlah lampu lalu lintas.

Kasat Pol PP Bandar Lampung Suhardi Syamsi, diwakili Kepala Bidang Tratibum Jan Roma menjelaskan, razia dilakukan berdasarkan adanya laporan dari masyarakat. Dimana banyak anak-anak yang mengemis.

"Ini pada prinsipnya dalam penertibaan anjal, gepeng dan pengamen. Dalam kegiatan ini kami menjaring anak-anak yang masih di bawah umur, yang meminta minta dengan berlaku sebagai manusia silver," kata Jan Roma, Kamis (12/12/2019).

Anak-anak ini, lanjutnya, diamankan di lokasi berbeda. Antara lain, trafic light (lampu merah) Tugu Adipura, Garuntang dan Satelit di Kota Bandar Lampung.

"Setelah kami amankan yang di lampu merah, kami introgasi, mereka mengaku memiliki markas di wilayah Enggal. Kemudian, kami menuju kesana dan kembali diamankan lagi 3 anak dan 3 orang dewasa, selaku pengemis yang membantu mereka mengecat tubuhnya,"paparnya.

Jan Roma mencurigai ada yang mengkordinir anak-anak tersebut. Ditengah kelemahan dan keluguan, anak mudah dimanfaatkan orang dewasa.  Namun, pihak Pol PP masih belum menemukan gembong anak anak tersebut dan masih akan terus dicari.

"Mereka nggak pernah mengaku, walau kami sudah ajak biacara dan bujuk. Karena pasti ada yang mengarahkan ketempat mereka beli cat itu," jelasnya. (*)

Berita Lainnya

-->