Walaupun Sepi, Ini Alasan Pedagang Pasar Bawah Ramayana Tetap Berjualan
Inilah kondisi pasar Bawah Ramayana saat ini.(Foto:Ria)
Bandar Lampung-Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung Adiansyah angkat bicara terkait kondisi pasar bawah ramayana, Bandar Lampung yang saat ini sepi pembeli.
Menurutnya, sepinya pembeli di pasar Ramayana karena posisi pasar tersebut yang berada di bawah.
"Kalau kita lihat, ketika belum dibuat di bawah itu kan rame, nah ketika sudah di bawah kita sendiri sungkan berkunjung ke bawah. Selain itu banyak juga pasar lain di sekitarnya, contoh Kampung Sawah ada pasar tugu, di Kaliawi ada pasar gintung dan Smep. kondisi pasar juga ditengah kota dan masuk ke bawah agak sungkan," ungkapnya.
Adi juga mengatakan, pihaknya sudah bertanya kepada para pedagang, pedangan mengaku mereka bertahan di tempat tersebut karena ada langganan tersendiri, maka dari itu bertahan di sana.
"Dari pejabat juga banyak yang beli di sana karena banyak ikan sungai yang di jual. Kalau untuk relokasi, itu ranah pihak ke tiga, artinya kalau mau dilakukan perubahan akan banyak yang di rubah," kata dia.
Berita Lainnya
-
Mobil Brio Terguling Usai Tabrak Tiang Listrik di Jalan Ahmad Yani Bandar Lampung
Sabtu, 28 Maret 2026 -
KPK Temukan Penyalahgunaan Kendaraan Dinas, Kepala Daerah Diminta Evaluasi Menyeluruh
Sabtu, 28 Maret 2026 -
D’BAKARANZ Is Back, BATIQA Hotel Lampung Hadirkan AYCE Mulai Rp70 Ribu
Sabtu, 28 Maret 2026 -
Pemkot Bandar Lampung Kebut Perbaikan Gorong-gorong di Kedamaian
Sabtu, 28 Maret 2026
Bandar Lampung-Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung Adiansyah angkat bicara terkait kondisi pasar bawah ramayana, Bandar Lampung yang saat ini sepi pembeli.
Menurutnya, sepinya pembeli di pasar Ramayana karena posisi pasar tersebut yang berada di bawah.
"Kalau kita lihat, ketika belum dibuat di bawah itu kan rame, nah ketika sudah di bawah kita sendiri sungkan berkunjung ke bawah. Selain itu banyak juga pasar lain di sekitarnya, contoh Kampung Sawah ada pasar tugu, di Kaliawi ada pasar gintung dan Smep. kondisi pasar juga ditengah kota dan masuk ke bawah agak sungkan," ungkapnya.
Adi juga mengatakan, pihaknya sudah bertanya kepada para pedagang, pedangan mengaku mereka bertahan di tempat tersebut karena ada langganan tersendiri, maka dari itu bertahan di sana.
"Dari pejabat juga banyak yang beli di sana karena banyak ikan sungai yang di jual. Kalau untuk relokasi, itu ranah pihak ke tiga, artinya kalau mau dilakukan perubahan akan banyak yang di rubah," kata dia.
- Penulis :
- Editor :
Berita Lainnya
-
Sabtu, 28 Maret 2026Mobil Brio Terguling Usai Tabrak Tiang Listrik di Jalan Ahmad Yani Bandar Lampung
-
Sabtu, 28 Maret 2026KPK Temukan Penyalahgunaan Kendaraan Dinas, Kepala Daerah Diminta Evaluasi Menyeluruh
-
Sabtu, 28 Maret 2026D’BAKARANZ Is Back, BATIQA Hotel Lampung Hadirkan AYCE Mulai Rp70 Ribu
-
Sabtu, 28 Maret 2026Pemkot Bandar Lampung Kebut Perbaikan Gorong-gorong di Kedamaian








