Gugat Lahan PT GGF, 1500 Warga Akan Demo di Kantor Bupati Lamtim
Seratusan warga penggugat lahan PT GGF berkumpul di rumah ketua mediasi Ida Bagus Nyoman di Desa Rajabasainduk, Kecamatan Labuhanratu, Selasa (10/12/2019). Foto: Agus
Lampung Timur-Guna menuntut agar lahan garapan PT Great Giant Food (GGF) dikembalikan kepada warga, sekitar 1500 warga akan menggelar demo di kantor Bupati Lampung Timur (Lamtim) pada Jumat (13/12/2019) mendatang.
Untuk mempersiapkan demo tersebut, seratusan warga penggugat lahan PT GGF berkumpul di rumah ketua mediasi Ida Bagus Nyoman di Desa Rajabasainduk, Kecamatan Labuhanratu, Selasa (10/12/2019).
Pertemuan ini untuk membahas rencana aksi unjuk rasa yang akan dibantu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (LSM GMBI).
Ida Bagus Nyoman mengatakan, sudah mendapat izin unjuk rasa dari Polres Lampung Timur dengan nomor surat izin: 133/LSM-GMBI/DLT/XII/2019.
"Dalam izin itu jumlah massa yang akan kami kerahkan sekitar 1500 orang," kata Nyoman. Dikatakan, demo akan dilaksanakan pada Jumat (13/12/2019) mendatang di depan kantor Bupati Lamtim.
“Jika pada unjuk rasa nanti tidak ada tanggapan atau solusi dari pejabat setempat, maka massa akan bergeser menuju Desa Rajabasalama 1 untuk memblokir jalan menuju lokasi perusahaan pengolah buah tersebut,” tegasnya.
Ia menambahkan, di lokasi warga mendirikan dapur umum hingga menemukan solusi seperti yang diharapkan masyarakat. "Jalan akan kita tutup hingga solusi ditemukan," ujarnya. (*)
Berita Lainnya
-
Menteri Kehutanan Targetkan Konflik Gajah di Taman Nasional Way Kambas Nol pada 2026
Kamis, 26 Maret 2026 -
Wabah PMK Serang Tiga Dusun di Lampung Timur
Selasa, 24 Maret 2026 -
Bupati Lampung Timur Tiadakan Open House, Pilih Salat Id dan Santuni Warga di Jabung
Sabtu, 21 Maret 2026 -
Forkopimda Lampung Timur Gelar Patroli Skala Besar Amankan Arus Mudik dan Takbir Keliling
Jumat, 20 Maret 2026
Lampung Timur-Guna menuntut agar lahan garapan PT Great Giant Food (GGF) dikembalikan kepada warga, sekitar 1500 warga akan menggelar demo di kantor Bupati Lampung Timur (Lamtim) pada Jumat (13/12/2019) mendatang.
Untuk mempersiapkan demo tersebut, seratusan warga penggugat lahan PT GGF berkumpul di rumah ketua mediasi Ida Bagus Nyoman di Desa Rajabasainduk, Kecamatan Labuhanratu, Selasa (10/12/2019).
Pertemuan ini untuk membahas rencana aksi unjuk rasa yang akan dibantu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (LSM GMBI).
Ida Bagus Nyoman mengatakan, sudah mendapat izin unjuk rasa dari Polres Lampung Timur dengan nomor surat izin: 133/LSM-GMBI/DLT/XII/2019.
"Dalam izin itu jumlah massa yang akan kami kerahkan sekitar 1500 orang," kata Nyoman. Dikatakan, demo akan dilaksanakan pada Jumat (13/12/2019) mendatang di depan kantor Bupati Lamtim.
“Jika pada unjuk rasa nanti tidak ada tanggapan atau solusi dari pejabat setempat, maka massa akan bergeser menuju Desa Rajabasalama 1 untuk memblokir jalan menuju lokasi perusahaan pengolah buah tersebut,” tegasnya.
Ia menambahkan, di lokasi warga mendirikan dapur umum hingga menemukan solusi seperti yang diharapkan masyarakat. "Jalan akan kita tutup hingga solusi ditemukan," ujarnya. (*)
- Penulis :
- Editor :
Berita Lainnya
-
Kamis, 26 Maret 2026Menteri Kehutanan Targetkan Konflik Gajah di Taman Nasional Way Kambas Nol pada 2026
-
Selasa, 24 Maret 2026Wabah PMK Serang Tiga Dusun di Lampung Timur
-
Sabtu, 21 Maret 2026Bupati Lampung Timur Tiadakan Open House, Pilih Salat Id dan Santuni Warga di Jabung
-
Jumat, 20 Maret 2026Forkopimda Lampung Timur Gelar Patroli Skala Besar Amankan Arus Mudik dan Takbir Keliling








