Sepanjang 2019, Ada 800 Kasus DBD di Bandar Lampung
Kepala Dinas Kesehatan Bandar Lampung, Edwin Rusli, saat ditemui di lingkungan Pemkot Bandar Lampung, Senin (09/12/2019).Foto:Sulaiman
Bandar Lampung-Sepanjang tahun 2019, Dinas Kesehatan kota Bandar Lampung mencatat sedikinya ada 800 kasus DBD yang terjadi di kota Bandar Lampung.
Hal tersebut di sampaikan Kepala dinas kesehatan kota Bandar Lampung Edwin Rusli, saat ditemui di sekitar kantor pemerintah Kota Bandar Lampung, Senin (09/12/2019).
Edwin menerangkan, menurut data yang ada dinas kesehatan Bandar Lampung, sepanjang Januari hingga awal Desember 2019 untuk kasus DBD di Bandar Lampung kurang lebih sebanyak 800 kasus DBD.
"Tapi untuk jumlah tersebut, menurun dibanding tahun 2018, dan pada tahun ini tidak ada yang menjadi korban, sedangkan pada tahun sebelumnya satu korban meninggal dunia," ungkapnya.
Edwin mengatakan, menurunnya jumlah kasus DBD di Bandar Lampung, dipengarubi dengan tingkat kesadaran masyarakat yang mulai mengerti dan tinggi. Selain itu, di setiap wilayah, Puskesmas selalu siap menanggaoi apabila terdapat laporan dari masyarakat.
"Kita terus lakukan upaya pencegahan dengan melakukan fogging dan juga abatesasi yang diberkan ke masyarakat secara geratis, dimana bubuk abate tersebut bisa kita ambil di puskemas terdekat," ujarnya.Berita Lainnya
-
Sah! Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027
Rabu, 22 April 2026 -
Wakil Ketua I DPRD Lampung Kostiana Sayangkan Menu MBG Basi di Garuntang, Desak Perbaikan Kualitas Layanan
Rabu, 22 April 2026 -
Kasus Korupsi Lahan Kemenag, Terdakwa Thio Sulistio Mengaku Alami Tekanan Mental Berat
Rabu, 22 April 2026 -
Tingkatkan Keterampilan Pertolongan Pertama, Klinik Pratama UIN RIL Gelar Bimtek Basic Life Support
Rabu, 22 April 2026
Bandar Lampung-Sepanjang tahun 2019, Dinas Kesehatan kota Bandar Lampung mencatat sedikinya ada 800 kasus DBD yang terjadi di kota Bandar Lampung.
Hal tersebut di sampaikan Kepala dinas kesehatan kota Bandar Lampung Edwin Rusli, saat ditemui di sekitar kantor pemerintah Kota Bandar Lampung, Senin (09/12/2019).
Edwin menerangkan, menurut data yang ada dinas kesehatan Bandar Lampung, sepanjang Januari hingga awal Desember 2019 untuk kasus DBD di Bandar Lampung kurang lebih sebanyak 800 kasus DBD.
"Tapi untuk jumlah tersebut, menurun dibanding tahun 2018, dan pada tahun ini tidak ada yang menjadi korban, sedangkan pada tahun sebelumnya satu korban meninggal dunia," ungkapnya.
Edwin mengatakan, menurunnya jumlah kasus DBD di Bandar Lampung, dipengarubi dengan tingkat kesadaran masyarakat yang mulai mengerti dan tinggi. Selain itu, di setiap wilayah, Puskesmas selalu siap menanggaoi apabila terdapat laporan dari masyarakat.
"Kita terus lakukan upaya pencegahan dengan melakukan fogging dan juga abatesasi yang diberkan ke masyarakat secara geratis, dimana bubuk abate tersebut bisa kita ambil di puskemas terdekat," ujarnya.- Penulis :
- Editor :
Berita Lainnya
-
Rabu, 22 April 2026Sah! Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027
-
Rabu, 22 April 2026Wakil Ketua I DPRD Lampung Kostiana Sayangkan Menu MBG Basi di Garuntang, Desak Perbaikan Kualitas Layanan
-
Rabu, 22 April 2026Kasus Korupsi Lahan Kemenag, Terdakwa Thio Sulistio Mengaku Alami Tekanan Mental Berat
-
Rabu, 22 April 2026Tingkatkan Keterampilan Pertolongan Pertama, Klinik Pratama UIN RIL Gelar Bimtek Basic Life Support








