Lapor Pak Wali, Sampah Menumpuk di Jembatan Penghubung Dua Kelurahan
Sampah menumpuk di jembatan antara Kelurahan Tejosari dan Margorejo
Metro-Persoalan sampah di Kota Metro seakan tidak ada habisnya. Seringkali perbatasan antara dua desa dijadikan lokasi tempat pembuangan sampah.
Kali ini terjadi diperbatasan antara Kelurahan Tejosari dan Margorejo. Terlihat tumpukan sampah warnai jembatan penghubung antara dua kelurahan tersebut.
Mudzakir, warga sekitar mengungkapkan, bahwa memang tempat tersebut kerap dijadikan tempat pembuangan sampah oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
"Sampah disitu itu sebenarnya bukan dari warga sini, karena warga sini sudah ada iuran sampah sendiri setiap bulannya. Ada truk sampah sendiri yang mengambil sampah-sampah disini, dan saya juga pernah melihat kalau ada orang lewat yang sengaja buang sampahnya disitu," ungkapnya.
Tidak hanya sampah rumah tangga saja, namun ia sempat menemukan ada pecahan kaca yang berserakan di jembatan tersebut.
"tidak hanya sampah rumah tangga saja mbak, kemarin juga sempat ada pecahan beling. Takut terjadi apa-apa nanti ya saya singkirin," ucapnya
Terkait papan pengumuman, Mudzakir mengungkapkan bahwa tidak adanya larangan peringatan di lokasi tersebut.
"Dulu banget memang pernah ada mbak, tapi ya kalau cuma pengumuman tempelan aja ya bisa hilang, sekarang ini ya tidak ada. Mungkin karena itu, banyak yang buang sampah disitu," ujarnya.
Namun, ia berharap agar Pemerintah Kota (Pemkot) dalam hal ini Walikota setempat bisa bertindak tegas terhadap oknum-oknum tersebut.
"Ya saya minta pemerintah itu bergerak lah mbak, dan juga bisa bertindak tegas terhadap oknum-oknum yang nantinya buang sampah tersebut. Ya gimana lagi, namanya juga masyarakat, kalau gak ada tindakan dari pemerintah ya tetep gitu terus," tandasnya.
Berita Lainnya
-
Dugaan Bullying Siswa di Metro Viral, SMAN 4 Bantah Lakukan Pembiaran
Selasa, 19 Mei 2026 -
Kisruh GMNI Metro Memanas, DPK Unila Kampus B Bantah Hadiri Konfercablub
Selasa, 19 Mei 2026 -
Penerimaan PBB-P2 Metro Baru 12,9 Persen, Wakil Wali Kota Sebut Alarm Fiskal Daerah
Selasa, 19 Mei 2026 -
GMNI Versi Konfercablub Klaim Menang Mutlak, Tegaskan Forum Sah Secara Organisasi
Senin, 18 Mei 2026
Metro-Persoalan sampah di Kota Metro seakan tidak ada habisnya. Seringkali perbatasan antara dua desa dijadikan lokasi tempat pembuangan sampah.
Kali ini terjadi diperbatasan antara Kelurahan Tejosari dan Margorejo. Terlihat tumpukan sampah warnai jembatan penghubung antara dua kelurahan tersebut.
Mudzakir, warga sekitar mengungkapkan, bahwa memang tempat tersebut kerap dijadikan tempat pembuangan sampah oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
"Sampah disitu itu sebenarnya bukan dari warga sini, karena warga sini sudah ada iuran sampah sendiri setiap bulannya. Ada truk sampah sendiri yang mengambil sampah-sampah disini, dan saya juga pernah melihat kalau ada orang lewat yang sengaja buang sampahnya disitu," ungkapnya.
Tidak hanya sampah rumah tangga saja, namun ia sempat menemukan ada pecahan kaca yang berserakan di jembatan tersebut.
"tidak hanya sampah rumah tangga saja mbak, kemarin juga sempat ada pecahan beling. Takut terjadi apa-apa nanti ya saya singkirin," ucapnya
Terkait papan pengumuman, Mudzakir mengungkapkan bahwa tidak adanya larangan peringatan di lokasi tersebut.
"Dulu banget memang pernah ada mbak, tapi ya kalau cuma pengumuman tempelan aja ya bisa hilang, sekarang ini ya tidak ada. Mungkin karena itu, banyak yang buang sampah disitu," ujarnya.
Namun, ia berharap agar Pemerintah Kota (Pemkot) dalam hal ini Walikota setempat bisa bertindak tegas terhadap oknum-oknum tersebut.
"Ya saya minta pemerintah itu bergerak lah mbak, dan juga bisa bertindak tegas terhadap oknum-oknum yang nantinya buang sampah tersebut. Ya gimana lagi, namanya juga masyarakat, kalau gak ada tindakan dari pemerintah ya tetep gitu terus," tandasnya.
- Penulis :
- Editor :
Berita Lainnya
-
Selasa, 19 Mei 2026Dugaan Bullying Siswa di Metro Viral, SMAN 4 Bantah Lakukan Pembiaran
-
Selasa, 19 Mei 2026Kisruh GMNI Metro Memanas, DPK Unila Kampus B Bantah Hadiri Konfercablub
-
Selasa, 19 Mei 2026Penerimaan PBB-P2 Metro Baru 12,9 Persen, Wakil Wali Kota Sebut Alarm Fiskal Daerah
-
Senin, 18 Mei 2026GMNI Versi Konfercablub Klaim Menang Mutlak, Tegaskan Forum Sah Secara Organisasi








