Dua BUMD Lampung Ini Sedang Diaudit Pemprov
Sekda Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto.(Dok)
Kupastuntas.co,Bandar Lampung-
Pemerintah Provinsi Lampung sedang mengaudit kinerja pada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) seperti PT Lampung Jasa Utama dan PT Wahana Rahardja.
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto mengatakan, audit tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi kelemahan pada struktur bisnis dan perbaikan internal perusahaan sehingga kinerjanya bisa meningkat.
"Oleh kerena peluangnya banyak betul, peluang itu tidak akan bisa diambil kalau mesin bisnisnya tidak sehat. Kita dandani dulu," ujar Fahrizal, saat diwawancarai di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Kamis (05/12/2019).
Khusus pada PT Wahana Rahardja yang sangat mengharapkan adanya penambahan penyertaan modal dari Pemprov Lampung, ia mengatakan, penambahan modal akan diberikan sesuai potensinya dan sesuai kemampuan perusahaan itu dalam memanfaatkan modal tersebut.
"Sehingga modal itu benar-benar efektif untuk meningkatkan nilai tambah, membangun bisnis. Kita perbaiki dulu, kalau dia sudah sehat gampang kok (menambah penyertaan modal)," kata dia. (Erik)
Berita Lainnya
-
Wisuda Periode II 2026, Rektor UIN RIL Tekankan Kepedulian Lingkungan dan Kemanusiaan
Kamis, 02 Juli 2026 -
903 Lulusan UIN RIL Dikukuhkan, Rektor: Yang Terus Belajar Akan Menjadi Pemilik Masa Depan
Kamis, 02 Juli 2026 -
Asesor UI GreenMetric Apresiasi Kemajuan UIN RIL, Tekankan Kampus Hijau Harus Menjadi Gaya Hidup
Kamis, 02 Juli 2026 -
232 Calon Mahasiswa Unila Lolos SNBP Pilih Tak Daftar Ulang
Kamis, 02 Juli 2026
Kupastuntas.co,Bandar Lampung-
Pemerintah Provinsi Lampung sedang mengaudit kinerja pada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) seperti PT Lampung Jasa Utama dan PT Wahana Rahardja.
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto mengatakan, audit tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi kelemahan pada struktur bisnis dan perbaikan internal perusahaan sehingga kinerjanya bisa meningkat.
"Oleh kerena peluangnya banyak betul, peluang itu tidak akan bisa diambil kalau mesin bisnisnya tidak sehat. Kita dandani dulu," ujar Fahrizal, saat diwawancarai di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Kamis (05/12/2019).
Khusus pada PT Wahana Rahardja yang sangat mengharapkan adanya penambahan penyertaan modal dari Pemprov Lampung, ia mengatakan, penambahan modal akan diberikan sesuai potensinya dan sesuai kemampuan perusahaan itu dalam memanfaatkan modal tersebut.
"Sehingga modal itu benar-benar efektif untuk meningkatkan nilai tambah, membangun bisnis. Kita perbaiki dulu, kalau dia sudah sehat gampang kok (menambah penyertaan modal)," kata dia. (Erik)
- Penulis : Erik Handoko
- Editor :
Berita Lainnya
-
Kamis, 02 Juli 2026Wisuda Periode II 2026, Rektor UIN RIL Tekankan Kepedulian Lingkungan dan Kemanusiaan
-
Kamis, 02 Juli 2026903 Lulusan UIN RIL Dikukuhkan, Rektor: Yang Terus Belajar Akan Menjadi Pemilik Masa Depan
-
Kamis, 02 Juli 2026Asesor UI GreenMetric Apresiasi Kemajuan UIN RIL, Tekankan Kampus Hijau Harus Menjadi Gaya Hidup
-
Kamis, 02 Juli 2026232 Calon Mahasiswa Unila Lolos SNBP Pilih Tak Daftar Ulang








