Dua BUMD Lampung Ini Sedang Diaudit Pemprov
Sekda Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto.(Dok)
Kupastuntas.co,Bandar Lampung-
Pemerintah Provinsi Lampung sedang mengaudit kinerja pada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) seperti PT Lampung Jasa Utama dan PT Wahana Rahardja.
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto mengatakan, audit tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi kelemahan pada struktur bisnis dan perbaikan internal perusahaan sehingga kinerjanya bisa meningkat.
"Oleh kerena peluangnya banyak betul, peluang itu tidak akan bisa diambil kalau mesin bisnisnya tidak sehat. Kita dandani dulu," ujar Fahrizal, saat diwawancarai di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Kamis (05/12/2019).
Khusus pada PT Wahana Rahardja yang sangat mengharapkan adanya penambahan penyertaan modal dari Pemprov Lampung, ia mengatakan, penambahan modal akan diberikan sesuai potensinya dan sesuai kemampuan perusahaan itu dalam memanfaatkan modal tersebut.
"Sehingga modal itu benar-benar efektif untuk meningkatkan nilai tambah, membangun bisnis. Kita perbaiki dulu, kalau dia sudah sehat gampang kok (menambah penyertaan modal)," kata dia. (Erik)
Berita Lainnya
-
Wakil Ketua I DPRD Lampung Kostiana Sayangkan Menu MBG Basi di Garuntang, Desak Perbaikan Kualitas Layanan
Rabu, 22 April 2026 -
Kasus Korupsi Lahan Kemenag, Terdakwa Thio Sulistio Mengaku Alami Tekanan Mental Berat
Rabu, 22 April 2026 -
Tingkatkan Keterampilan Pertolongan Pertama, Klinik Pratama UIN RIL Gelar Bimtek Basic Life Support
Rabu, 22 April 2026 -
Dosen UIN Raden Intan Lampung Perkuat Publikasi Scopus
Rabu, 22 April 2026
Kupastuntas.co,Bandar Lampung-
Pemerintah Provinsi Lampung sedang mengaudit kinerja pada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) seperti PT Lampung Jasa Utama dan PT Wahana Rahardja.
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto mengatakan, audit tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi kelemahan pada struktur bisnis dan perbaikan internal perusahaan sehingga kinerjanya bisa meningkat.
"Oleh kerena peluangnya banyak betul, peluang itu tidak akan bisa diambil kalau mesin bisnisnya tidak sehat. Kita dandani dulu," ujar Fahrizal, saat diwawancarai di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Kamis (05/12/2019).
Khusus pada PT Wahana Rahardja yang sangat mengharapkan adanya penambahan penyertaan modal dari Pemprov Lampung, ia mengatakan, penambahan modal akan diberikan sesuai potensinya dan sesuai kemampuan perusahaan itu dalam memanfaatkan modal tersebut.
"Sehingga modal itu benar-benar efektif untuk meningkatkan nilai tambah, membangun bisnis. Kita perbaiki dulu, kalau dia sudah sehat gampang kok (menambah penyertaan modal)," kata dia. (Erik)
- Penulis : Erik Handoko
- Editor :
Berita Lainnya
-
Rabu, 22 April 2026Wakil Ketua I DPRD Lampung Kostiana Sayangkan Menu MBG Basi di Garuntang, Desak Perbaikan Kualitas Layanan
-
Rabu, 22 April 2026Kasus Korupsi Lahan Kemenag, Terdakwa Thio Sulistio Mengaku Alami Tekanan Mental Berat
-
Rabu, 22 April 2026Tingkatkan Keterampilan Pertolongan Pertama, Klinik Pratama UIN RIL Gelar Bimtek Basic Life Support
-
Rabu, 22 April 2026Dosen UIN Raden Intan Lampung Perkuat Publikasi Scopus








