Soal Bantuan PKH, Ini Pesan Bupati Tanggamus Dewi untuk Masyarakat
Ilustrasi. Foto: Istimewa
Kupastuntas.co, Tanggamus - Bupati Tanggamus, Dewi Handajani meminta peran serta masyarakat mengawasi Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (PKH), karena dalam pelaksanaannya ada yang tidak tepat sasaran.
Harapan itu disampaikan Bupati Dewi saat menghadiri Pengajian Dzikir yang digelar Badan Kontak Majelis Dzikir Raudhlatul Muta'alimin 2 (BKMZM 2), di Kompleks Pondok Pesantren Raudatul Mutaalimin II Pekon Muara Dua, Kecamatan Pulau Panggung, Rabu (4/12 /2019).
Dikatakan Dewi, langkah pertama yang dilakukan Pemkab Tanggamus, dengan memasang stiker yang besar di rumah keluarga penerima bantuan PKH. Sehingga diharapkan masyarakat bisa memberikan masukan apabila bantuan tersebut diberikan kepada keluarga penerima manfaat yang tidak layak untuk menerima bantuan.
"Dengan di tempel stiker di setiap rumah penerima manfaat PKH, maka yang akan melakukan fungsi kontrol sosial tidak hanya dari jajaran pemerintah tapi masyarakat bisa langsung memberikan masukannya," kata Dewi.
Dewi berharap, bagi masyarakat yang tidak layak mendapatkan bantuan PKH, harusnya juga sadar dan malu ketika ada tempelan sebagai keluarga penerima manfaat.
Pada kesempatan itu Bupati Dewi menyerahkan bantuan pribadi kepada Pondok Pesanten Raudatul Mutaalimin II yang diterima langsung pengasuh Ponpes Ustad Hi. Marsudi. Serta bantuan bagi Peserta Majelis Dzikir di Seputaran Pekon Muara Dua.
Berita Lainnya
-
Gubernur Lampung Terima Ephorus HKBP Pdt Viktor Tinambunan dalam Jamuan Hangat, Bahas Harmoni dan Kolaborasi Pembangunan
Minggu, 29 Maret 2026 -
Mudik dengan EV Kian Diminati, Transaksi SPKLU PLN Tembus Rekor Tertinggi 18.088 Kali pada H+2 Idul Fitri 1447 H
Minggu, 29 Maret 2026 -
Arus Balik H+6 Lebaran 2026 Mulai Melandai, Penyeberangan Bakauheni Tembus 1,1 Juta Penumpang
Minggu, 29 Maret 2026 -
Ketua Umum Kerabat Lampung Hadiri Pesta Bona Taon Marga Hutagalung dan Sinurat, Tekankan Pelestarian Budaya dan Harmoni
Minggu, 29 Maret 2026
Kupastuntas.co, Tanggamus - Bupati Tanggamus, Dewi Handajani meminta peran serta masyarakat mengawasi Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (PKH), karena dalam pelaksanaannya ada yang tidak tepat sasaran.
Harapan itu disampaikan Bupati Dewi saat menghadiri Pengajian Dzikir yang digelar Badan Kontak Majelis Dzikir Raudhlatul Muta'alimin 2 (BKMZM 2), di Kompleks Pondok Pesantren Raudatul Mutaalimin II Pekon Muara Dua, Kecamatan Pulau Panggung, Rabu (4/12 /2019).
Dikatakan Dewi, langkah pertama yang dilakukan Pemkab Tanggamus, dengan memasang stiker yang besar di rumah keluarga penerima bantuan PKH. Sehingga diharapkan masyarakat bisa memberikan masukan apabila bantuan tersebut diberikan kepada keluarga penerima manfaat yang tidak layak untuk menerima bantuan.
"Dengan di tempel stiker di setiap rumah penerima manfaat PKH, maka yang akan melakukan fungsi kontrol sosial tidak hanya dari jajaran pemerintah tapi masyarakat bisa langsung memberikan masukannya," kata Dewi.
Dewi berharap, bagi masyarakat yang tidak layak mendapatkan bantuan PKH, harusnya juga sadar dan malu ketika ada tempelan sebagai keluarga penerima manfaat.
Pada kesempatan itu Bupati Dewi menyerahkan bantuan pribadi kepada Pondok Pesanten Raudatul Mutaalimin II yang diterima langsung pengasuh Ponpes Ustad Hi. Marsudi. Serta bantuan bagi Peserta Majelis Dzikir di Seputaran Pekon Muara Dua.
- Penulis : Sayuti
- Editor :
Berita Lainnya
-
Minggu, 29 Maret 2026Gubernur Lampung Terima Ephorus HKBP Pdt Viktor Tinambunan dalam Jamuan Hangat, Bahas Harmoni dan Kolaborasi Pembangunan
-
Minggu, 29 Maret 2026Mudik dengan EV Kian Diminati, Transaksi SPKLU PLN Tembus Rekor Tertinggi 18.088 Kali pada H+2 Idul Fitri 1447 H
-
Minggu, 29 Maret 2026Arus Balik H+6 Lebaran 2026 Mulai Melandai, Penyeberangan Bakauheni Tembus 1,1 Juta Penumpang
-
Minggu, 29 Maret 2026Ketua Umum Kerabat Lampung Hadiri Pesta Bona Taon Marga Hutagalung dan Sinurat, Tekankan Pelestarian Budaya dan Harmoni








